Senin, 02 November 2026
03:25 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Panca Indera

Panca Indera

Bagikan:
Panca Indera
250px-Panca_Indera.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studiokarya Cokelat
Dirilis18 Juni 2008
Genre
Durasi42:47
LabelSony BMG Music Indonesia
ProduserJan Djuhana dan Cokelat
Kronologi Cokelat
Untukmu Indonesiaku
(2006)Untukmu Indonesiaku2006
Panca Indera
(2008)
#Like!
(2016)
Singel dalam album Panca Indera
  1. "Salah"
    Dirilis: 2008
  2. "Bukan Hari Ini"
    Dirilis: 2008
  3. "Pinjam Hatimu"
    Dirilis: 2008
#Like!2016

Panca Indera adalah album studio kelima dari grup musik rok Indonesia Cokelat yang dirilis pada 18 Juni 2008.[1] Berisi 12 lagu dengan hits andalan "Salah", "Bukan Hari Ini" dan "Pinjam Hatimu". Album ini merupakan album terakhir Cokelat bersama vokalis utama Kikan dan drummer Ervin sebelum keduanya memutuskan untuk kembali bergabung dengan Cokelat pada 17 Agustus 2022. Dan album ini juga terakhir buat gitaris Ernest yang memutuskan keluar dari band sebelum memutuskan untuk kembali bergabung dengan Cokelat pada 2020.

Album review

Salah dipilih sebagai lagu pembuka. Cokelat kini lebih berani bermain-main dengan programming. Sesekali terdengar bak band Garasi, tetapi vokal Kikan tetap jadi karakter kuat. Lagu catchy ini dibalut dengan melodi pop rock manis yang tak berlebihan.[2]

Nada Dua dikemas serba eksklusif. Ada bunyi-bunyian congas, triangle juga casaba. Opening song yang seru dengan melodi yang unik. Tapi tetap tak melupakan unsur pop-rock manis ala Cokelat. Cokelat merambah ke musik bossanova lewat lagu ciptaan Ernest ini. Lagu ini benar-benar lagu paling eksperimental buat Cokelat. Sebelumnya masing-masing personel sempat beradu argumen mengenai bossanova yang ingin ditampilkan Cokelat.[3]

Bosan dengan lagu Bendera? Tenang. Suara Kemenangan dirasa pantas menggantikan hits tersebut. Rock-pop dengan programming dan distorsi gitar yang tak berlebihan. Yang tak boleh dilewatkan tentu saja lagu The Hardest Part yang dinyanyikan Kikan duet bareng Angie Hart mantan vokalis Frente!. Nuansa etnik terasa kental di lagu ini. Kendang, gending Bali, bahkan dizyreddo (alat musik tiup khas suku Aborigin) membuat lagu ini penuh warna. Keduanya bernyanyi bergantian membawakan lirik dua bahasa ciptaan Edwin sang gitaris.[3]

Pinjam Hatimu, Terluka, Yang Terindah bisa jadi referensi. Atau Recall yang sepertinya curahan hati Kikan sang vokalis yang ditulisnya dalam bahasa Inggris.[2] Lagu Yang Terindah musiknya dikemas dengan gaya space reggae, yang mengombinasikan gaya elektronik dan reggae.

Tak ketinggalan lagu penyemangat bagi para atlet Tanah Air, Suara Kemenangan. Lagu ini biasa didengar saat piala Thomas dan Uber 2008 berlangsung. Lagu itu dibuat Edwin pada November 2007. Saking seriusnya, Kikan, vokalis Cokelat pun diminta untuk segera menyelesaikan take vocal lagu tersebut. Tak tanggung-tanggung, dalam tempo waktu 8 jam, jadilah lagu tersebut selesai direkam.[4]

Penggarapan video klip Salah digarap sangat unik karena menirukan cuplikan video klip band lain seperti Menghapus Jejakmu dari Peterpan dan Biarlah yang dinyanyikan oleh Nidji, lagu Bukan Hari Ini dengan video klip yang bertemakan zaman perjuangan dan model Nadia Saphira, dan lagu Pinjam Hatimu tak kalah unik dengan Kikan berperan sebagai pria dan personel pria berperan menjadi wanita.

Daftar lagu [5][6]

No.JudulPenulisDurasi
1."Salah"Edwin, Kikan4:07
2."Pinjam Hatimu"Edwin3:32
3."Bukan Hari Ini"Ernest, Kikan4:24
4."The Hardest Part (feat Angie Hart)"Edwin3:34
5."Akhiri"Ronny3:07
6."Nada Doa"Ernest3:25
7."Suara Kemenangan"Edwin3:23
8."Terluka"Kikan3:22
9."Recall"Kikan3:20
10."Semangatku"Edwin3:49
11."Yang Terindah"Ronny3:24
12."Tak Berujung"Ervin, Kikan3:50
Total durasi:42:47

Personil

Cokelat

Musisi tambahan

Produksi

Alat musik

  • Edwin (diendorse oleh Marlique)
    • Marlique Reborn Edwin Series Guitar
    • Cole Clark Acoustic Guitar
  • Ernest (diendorse oleh PT Citra Intirama)
  • Ervin (diendorse oleh PT Citra Intirama)
  • Ronny
    • Ampeg SVT 5Pro Amp
    • Ernieball Musicman Stingray Bass

Referensi

  1. ↑ Cokelat meluncurkan Panca Indera. showbiz.liputan6.com
  2. 1 2 Cokelat mempertajam Panca Indera[pranala nonaktif permanen]. cybertainment.cbn.net.id
  3. 1 2 Panca Indera Cokelat, Etnik, Bossanova hingga Reggae. Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine suara.bni.web.id
  4. ↑ Suara Kemenangan dari Cokelat. Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine lipsus.kompas.com
  5. ↑ Cokelat - Panca Indera. last.fm
  6. ↑ Cokelat - Panca Indera. allmusic.com
Jackline Rossy · Febrianto Nugroho Surjono (Ronny) · Edwin Marshal Syarif · Axel Andaviar
Album
Album utama
Album kompilasi
Album lain
Mantan personil
Robert · Bernard · Deden · Kikan Namara · Ervin · Sarah · Ernest
Artikel terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan