Selasa, 13 Oktober 2026
01:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Palestina Romawi

Palestina Romawi

Bagikan:
Palestina Romaawi
63 SM –324 M
250px-%D7%90%D7%9E%D7%A4%D7%99_%D7%A7%D7%99%D7%A1%D7%A8%D7%99%D7%94.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teater Herodes di Caesarea Maritima
LokasiSyam Selatan
Termasuk
Durasica 4 abad
Peristiwa penting
Kronologi
20px-Arrleft.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Palestina Hellenistik Palestina Bizantium 20px-Arrright.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Hasmonean_kingdom.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yudea Hasmonean, sebuah wilayah kekuasaan Romawi setelah 63 SM
250px-Herodian_Kingdom_topographic_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerajaan Herodes dari Yudea (37-4 SM) pada puncak kejayaannya

Palestina Romawi adalah istilah yang dipakai oleh para sejarawan untuk wilayah Palestina pada masa dalam sejarahnya kala berada, dalam berbagai tingkat, di bawah kekuasaan Republik Romawi dan Kekaisaran Romawi. Para sejarawan biasanya menetapkan periode tersebut dari campur tangan Romawi dalam perang saudara Hasmonean pada 63 SM, sampai transisi Romawi pagan ke Kekaisaran Bizantium yang Kristen dengan penetapan kekuasaan Konstantinus pada 324 M,[1] namun tanggal akhirnya beragam menurut berbagai pengarang. Periode Romawi dapat terbagi dalam fase awal dan akhir, beralih pada Perang Yahudi–Romawi Pertama pada sekitar tahun 70 Masehi atau Pemberontakan Bar Kokhba pada sekitar tahun 135 M.[2][3]

Pada zaman Romawi, Palestina mengalami serangkaian perubahan administratif, bermula pada suksesi negara-negara klien Romawi yang awalnya terpusat di Yerusalem dan Yudea, di bawah dinasti Yahudi Hasmonean, disusul oleh Herodes, sebelum secara bertahap dianeksasi ke Kekaisaran Romawi sebagai provinsi Yudea Romawi yang terinkorporasi penuh. Kawasan bentangannya meliputi bagian-bagian dari Kerajaan Nabataea, yang mengalami evolusi serupa dari negara klien menjadi provinsi Romawi, Arabia Petraea (pada sekitar tahun 106). Setelah 135 M, Palestina Romawi dirombak menjadi provinsi Romawi Syria Palaestina,[4] yang dilakukan pada sekitar tahun 300 M, pada masa reformasi Diokletianus, wilayah tambahan yang dulunya bagian dari Arabia Petraea: Negev, Sinai dan Transyordania selatan.[5]

Referensi

Catatan

Kutipan

  1. ↑ Chancey & Porter 2001, hlm. 165.
  2. ↑ Keddie 2018, hlm. 4–5.
  3. ↑ Dauphin, Claudine (3 Juli 2018). "Rabbinic texts and the history of late-Roman Palestine (Proceedings of the British Academy 165)". Palestine Exploration Quarterly. 150 (3): 253–258. doi:10.1080/00310328.2018.1496985.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Roman Palestine". Palestine - Roman Rule, Jewish Revolts, Crusades. Encyclopædia Britannica Online. 2007. Diakses tanggal 18 Mei 2024.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Tsafrir, Yoram (1986). "The Transfer of the Negev, Sinai and Southern Transjordan from "Arabia" to "Palaestina"". Israel Exploration Journal. 36 (1/2): 77–86. ISSN 0021-2059. JSTOR 27926015.

Daftar pustaka

Bacaan tambahan

Ikon rintisan

Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan