Rabu, 14 Oktober 2026
10:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Palapa N1

Bagikan:

Satelilt Palapa N1 (Satelit Nusantara 2) merupakan satelit yang dimiliki oleh PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera yang merupakan perusahaan patungan antara Indosat, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan PT Pintar Nusantara Sejahtera (Pintar).[1] Satelit ini dimaksudkan untuk menggantikan Satelit Palapa D yang habis masa penggunaannya[2] di mana satelit ini akan menempati slot orbit 113 derajat Bujur Timur.[3] Satelit ini diproduksi oleh China Great Wall Industry Corporation (CGWIC) dengan nilai dari satelit mencapai US$ 220 juta.[4]

Satelit ini diluncurkan pada 9 April 2020 menggunakan roket Long March-3B dari Satellite Lauch Center (XLCS) di Xichang, Republik Rakyat Tiongkok pada pukul 19:46 waktu setempat[1] tetapi roket tersebut gagal mencapai orbit setelah terjadi anomali ketika memasuki tahap pelepasan roket fase ketiga.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Burhan, Fahmi Ahmad (14 April 2020). "Gagal Orbit, Puing Satelit Nusantara 2 Jatuh di Perairan Guam". Katadata.co.id. Diakses tanggal 20 Agustus 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Palapa N1 (Nusantara 2)". Gunter's Space Page. 11 Juni 2020. Diakses tanggal 20 Agustus 2020.
  3. ↑ Ikhsan, M. (10 April 2020). "Johnny Jelaskan Kronologi Satelit Nusantara 2 Gagal Mengorbit". CNN Indonesia. Diakses tanggal 20 Agustus 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Satelit Palapa-N1 akan diintegrasikan Agustus mendatang". Indotelko.com. 28 Januari 2019. Diakses tanggal 20 Agustus 2020.
Telkom
Palapa A1 (1976–1983)  · Palapa A2 (1977 – 1987)
Palapa B1 (1983 – 1990)  · Palapa B2 (1984)  · Palapa B2P (1987 – 1996)  · Palapa B2R (1990 – 2000)  · Palapa B4 (1992 – 2005)
Indosat
Palapa C1 (1996 – 1999)  · Palapa C2 (1996 – 2011)  · Palapa D (2009 – 2020)
PSN
Palapa N1 (gagal diluncurkan)  · Merah Putih (2020 – 2034)  · SATRIA-1 (2023 – 2038)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan