Sabtu, 31 Oktober 2026
16:50 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Palaeoloxodon namadicus

Palaeoloxodon namadicus

Bagikan:
Palaeoloxodon namadicus
Rentang waktu: Middle Pleistocene–Late Pleistocene
250px-Palaeoloxodon_namadicus.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak di Indian Museum, Kolkata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Proboscidea
Famili: Elephantidae
Genus: †Palaeoloxodon
Spesies:
†P. namadicus
Nama binomial
†Palaeoloxodon namadicus
(Falconer & Cautley, 1846)
Sinonim
  • Elephas namadicus Falconer & Cautley, 1846
  • Sivalikia namadicus Osborn, 1924
  • Loxodonta (Palaeoloxodon) namadicus Matsuomoto, 1929

Palaeoloxodon namadicus, atau gajah gading-lurus asia adalah spesies dari gajah purba yang hidup pada kala Pleistosen, di wilayah yang sekarang merupakan Asia Tenggara.

250px-Largest_land_mammals_size_chart.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan P. namadicus dengan seorang manusia dewasa dan Indicotherium..

Palaeoloxodon namadicus adalah spesies terbesar dalam genus Paleoloxodon serta menjadi salah satu proboscidea terbesar, lebih besar dari gajah modern. Sebuah studi tahun 2015 oleh Asier Larramendi mencoba untuk memperkirakan ukuran P. namadicus, berserta dengan proboscidea punah lainnya. Bedasarkan sebuah kerangka jantan dewasa terfragmen, yang terdiri dari dua femur (femur kiri sepanjang 1,6 meter (5,2 ft) saat digali pada 1834), satu ulna kiri, dan humerus kanan, dari Sgauni di Distrik Narsinghpur, Madhya Pradesh, Larramendi mengekstrapolasikan tinggi pundaknya yaitu 4,35 meter (14,3 ft) dan bobot 13 ton (29.000 pon) untuk individu ini.[1]

Referensi

  1. ↑ Larramendi, Asier (2015). "Proboscideans: Shoulder Height, Body Mass and Shape". Acta Palaeontologica Polonica. doi:10.4202/app.00136.2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan