Minggu, 18 Oktober 2026
16:18 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pakan burung

Pakan burung

Bagikan:
250px-Bird_seed_mixture_in_feeder.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah campuran biji pada pakan burung

Pakan burung atau biji burung adalah makanan yang ditujukan untuk konsumsi oleh burung peliharaan, komersial atau liar. Pakan tersebut biasanya terdiri dari biji, kacang, buah kering, tepung dan diparkaya dengan vitamin dan protein.[1]

Pakan burung dapat beragam tergantung pada kebiasaan makan dan bentuk paruh. Kabiasaan maakn meruojuk kepada apakah burung secara alami bersifat omnivora, karnivora, herbivora, insektivora atau nektarivora. Bentuk paruh, yang berkaitan dengan kebiasaan makan, berpengaruh dalam menentukan bagaimana seekor burung dapat mengunyah penuh dan mengupas daging dari biji.[2]

Referensi

  1. ↑ "What do Birds Eat? | What to Feed Wild Birds". The RSPB (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2022-12-20.
  2. ↑ Tryjanowski, Piotr; Møller, Anders Pape; Morelli, Federico; Indykiewicz, Piotr; Zduniak, Piotr; Myczko, Łukasz (2018-05-18). "Food preferences by birds using bird-feeders in winter: a large-scale experiment". Avian Research. 9 (1): 16. doi:10.1186/s40657-018-0111-z. ISSN 2053-7166.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan