Kamis, 24 September 2026
08:35 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Padma Sachdev

Padma Sachdev

Padma Sachdev
250px-Padma_Sachdev_bharat-s-tiwari-photography-IMG_0781_May_12%2C_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sachdev pada 2018
Lahir(1940-04-17)17 April 1940
Meninggal4 Agustus 2021(2021-08-04) (umur 81)
PekerjaanPenyair, penulis
Pasangan menikahVedpal Deep dan kemudian Surinder Singh (1966-2021)
Karier kepenulisan
BahasaBahasa Dogri

Padma Sachdev (17 April 1940  4 Agustus 2021) adalah seorang penyair dan novelis asal India. Ia adalah penyair bahasa Dogri wanita modern pertama.[1] Ia juga menulis dalam bahasa Hindi. Ia menerbitkan banyak kumpulan syair, yang meliputi Meri Kavita Mere Geet (Syairku, Laguku), yang memenangkan Sahitya Akademi Award pada 1971.[2][3] Ia juga meraih Padma Shri, penghargaan sipil tertinggi keempat di India pada 2001,[4] dan Kabir Samman untuk puisi pada tahun 2007-08 yang diberikan oleh pemerintahan Madhya Pradesh.[5]

Referensi

  1. George, p. 522
  2. Mathur, p. 182
  3. "Sahitya Akademi Award". Official website. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Februari 2014. Diakses tanggal 26 Feb 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Padma Awards Directory (1954–2009)" (PDF). Ministry of Home Affairs. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-05-10.
  5. "Rashtriya Mahatma Gandhi Award to be given to Seva Bharti". 10 Agustus 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-27. Diakses tanggal 26 Feb 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan