Rabu, 14 Oktober 2026
00:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Pacuvius Labeo

Bagikan:

Pacuvius Labeo (meninggal 42 SM) adalah ahli hukum Romawi, senator, dan salah satu pembunuh Julius Caesar. Ia adalah salah satu anggota dalam konspirasi yang merekrut senator lainnya.[1] Ia adalah ayah dari Marcus Antistius Labeo, yang hidup di masa kekuasaan Kaisar Augustus.

Karier

Pacuvius merupakan murid dari Servius Sulpicius Rufus, yang menurut Sextus Pomponius menulis buku-buku yang dicerna oleh Aufidius Namusa.[butuh rujukan]

Pacuvius bergabung dalam konspirasi Brutus dan Cassius untuk membunuh Caesar. Ia kemungkinan senator, tetapi kariernya saat itu tidak tercatat.[2] Ia antusias dalam konspirasi, dan aktif dalam proses perekrutan.[1] Ia hadir dalam Pertempuran Filipi di pihak Brutus. Sebelum kematiannya, ia menyelesaikan urusan duniawi dan mengirim pesan-pesan kepada keluarganya. Kemudian, Pacuvius memberikan pedangnya kepada budaknya dan memerintahkannya untuk menusuk tenggorokannya. Ia dikuburkan di dalam tendanya.[butuh rujukan]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Bauman, hlm. 109–110. sfn error: tanpa target: CITEREFBauman (bantuan)
  2. ↑ Bauman, hlm. 110. sfn error: tanpa target: CITEREFBauman (bantuan)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan