Kamis, 24 September 2026
11:26 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

P43

p43 adalah faktor transkripsi di dalam matriks mitokondria yang berfungsi sebagai pencerap hormon T3. Saat teraktivasi T3, p43 akan menstimulasi transkripsi dan sintesis protein di dalam mitokondria, meningkatkan suhu tubuh dan memungkinkan diferensiasi mioblas, bahkan, pada sel CV1, ekspresi genetik p43 menstimulasi biogenesis mitokondria dan aktivitas rantai pernapasan.[1]

Overekspresi p43 pada otot lurik, pada awalnya akan meningkatkan massa mitokondrial sebagai akibat dari peningkatan aktivitas mitokondria, namun setelah itu, dapat terjadi penurunan massa DNA mitokondrial akibat terinduksinya stress oksidatif oleh peroksidasi lipid dan oksidasi protein, sehingga menyebabkan atropi pada sel otot.[2] Overekspresi tersebut dapat diinduksi oleh aktin.

Rujukan

  1. (Inggris) "Overexpression of the Mitochondrial T3 Receptor p43 Induces a Shift in Skeletal Muscle Fiber Types". INRA, Université Montpellier 1, Université Montpellier 2, Université de Lyon; François Casas, Laurence Pessemesse, Stéphanie Grandemange, Pascal Seyer, Naïg Gueguen, Olivier Baris, Laurence Lepourry, Gérard Cabello, dan Chantal Wrutniak-Cabello. Diakses tanggal 2010-11-20.
  2. (Inggris) "Overexpression of the mitochondrial T3 receptor induces skeletal muscle atrophy during aging". INRA, UMR866 Différenciation cellulaire et croissance; Casas F, Pessemesse L, Grandemange S, Seyer P, Baris O, Gueguen N, Ramonatxo C, Perrin F, Fouret G, Lepourry L, Cabello G, Wrutniak-Cabello C. Diakses tanggal 2011-06-12.


Ikon rintisan

Artikel bertopik genetika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan