Kamis, 24 September 2026
05:13 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Aktin

Aktin adalah protein globular multifungsi dengan massa sekitar 42-kDa yang membentuk mikrofilamen. Aktin berperan dalam proses seluler dari migrasi sel hingga transpor membran.[1] Aktin ditemukan pada semua organisme eukariota, paling tidak terdapat 8 jenis protein yang mengandung aktin, disebut actin-related proteins (ARPs). Walaupun banyak ARP bersifat sitoskeletal, studi biokimia dan genetika akhir-akhir ini telah menunjukkan bahwa beberapa ARP memiliki fungsi di dalam inti sel selain di dalam sitoplasma,[2] seperti ekspresi gen, regulasi faktor transkripsi dan motilitas intra-inti. Aktin inti berperan dalam transkripsi ketiga enzim polimerase RNA, dalam remodelling kromatin dan dalam pembentukan kompleks ribonukleoprotein inti, dan pada pencerapan histon.[3]

Aktin juga merupakan stimulan ekspresi faktor transkripsi mitokondrial p43.[4] Ekspresi tersebut akan menginduksi aktivitas mitokondria, dan lintasan mitokondriogenesis, meningkatkan suhu tubuh dan menurunkan plasma T3.

Pada sebagian besar sel eukariotik, aktin merupakan protein paling melimpah. Sebagai bagian penting dari sitoskeleton, aktin sangat penting untuk stabilitas sel dan morfogenesis. Aktin terlibat dalam banyak proses penting, seperti pembelahan sel, endositosis, dan migrasi sel. Aktin hadir dalam dua bentuk:[5]

  • Monomer, G-aktin globular
  • Polimer, F-aktin berserabut (filamentous)

Monomer G-aktin memiliki kemampuan untuk berpolimerisasi, sehingga membentuk polimer F-aktin (juga disebut filamen aktin atau mikrofilamen). Mikrofilamen ini merupakan bagian penting dari sitoskeleton dan membangun banyak struktur orde tinggi dalam sel (misal stress fiber, lamellipodia, dan filopodia).[5]

Lihat pula

Referensi

  1. Blessing, Carolyn A.; Ugrinova, Gergana T.; Goodson, Holly V. (2004-8). "Actin and ARPs: action in the nucleus". Trends in Cell Biology. 14 (8): 435–442. doi:10.1016/j.tcb.2004.07.009. ISSN 0962-8924. PMID 15308210.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. Vartiainen, Maria K. (2008-06-18). "Nuclear actin dynamics--from form to function". FEBS letters. 582 (14): 2033–2040. doi:10.1016/j.febslet.2008.04.010. ISSN 0014-5793. PMID 18423404.
  3. Zheng, Bin; Han, Mei; Bernier, Michel; Wen, Jin-kun (2009-5). "Nuclear actin and actin-binding proteins in the regulation of transcription and gene expression". The FEBS journal. 276 (10): 2669–2685. doi:10.1111/j.1742-4658.2009.06986.x. ISSN 1742-4658. PMC 2978034. PMID 19459931.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  4. Casas, François; Pessemesse, Laurence; Grandemange, Stéphanie; Seyer, Pascal; Gueguen, Naïg; Baris, Olivier; Lepourry, Laurence; Cabello, Gérard; Wrutniak-Cabello, Chantal (2008-06-25). "Overexpression of the mitochondrial T3 receptor p43 induces a shift in skeletal muscle fiber types". PloS One. 3 (6): e2501. doi:10.1371/journal.pone.0002501. ISSN 1932-6203. PMC 2430615. PMID 18575627.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  5. 1 2 Oda, Toshiro; Iwasa, Mitsusada; Aihara, Tomoki; Maéda, Yuichiro; Narita, Akihiro (2009-01-22). "The nature of the globular- to fibrous-actin transition". Nature. 457 (7228): 441–445. doi:10.1038/nature07685. ISSN 1476-4687. PMID 19158791.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan