Kamis, 08 Oktober 2026
14:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Otto Friedrich

Bagikan:

Otto Friedrich (kelahiran 1929 Boston, Massachusetts; wafat 26 April 1995 Manhasset, New York[1]), adalah seorang jurnalis, penulis dan sejarawan Amerika Serikat. Sebagai putra dari pakar teori politik dan profesor Harvard Carl Joachim Friedrich, Otto Friedrich lulus dari Universitas Harvard pada 1948 dengan gelar dalam bidang sejarah. Setelah lulus, ia menjadi jurnalis, kemudian menjadi manajer penyunting The Saturday Evening Post pada 1965.[2] Setelah surat kabar tersebut tutup, ia menjalani sisa masa kerirnya di majalah TIME di mana ia menulis lebih dari 40 cerita sampul. Pada masa itu, ia juga menulis lebih dari 14 buku tentang subjek-subjek beragam dari kebangkitan Hollywood[3] sampai kebangkitan Reich Ketiga.[4] Pada 1970, ia memenangkan Penghargaan George Polk untuk bukunya Decline and Fall.[5] Otto Friedrich menikahi Priscilla Boughton, dan memiliki lima anak. Ia meninggal akibat kanker paru-paru di North Shore University Hospital, Manhasset, New York pada 1995.

Catatan

  1. ↑ McG. THOMAS Jr., Thomas (April 28, 1995). "Otto Friedrich Is Dead at 66; A Prolific Author and editor". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Otto Friedrich Biography".
  3. ↑ Friedrich, Otto (1986). City of Nets: A Portrait of Hollywood in the 1940s. New York: Harper Perennial. ISBN 9780520209497.
  4. ↑ Friedrich, Otto (1985). Before the Deluge: A Portrait of Berlin in the 1920s. New York: Harper Perennial. ISBN 978-0060926793.
  5. ↑ "George Polk Awards, Previous Award Winners". www.liu.edu. Long Island University. Diakses tanggal 2014-09-27.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan