Selasa, 03 November 2026
03:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Otokar Kaya

Bagikan:
Otokar Kaya
Jenis MRAP
Negara asal Turki
Sejarah produksi
Perancang Otokar
Produsen Otokar
Varian Personnel Carrier, Cargo Carrier
Spesifikasi
Berat 12500 kg
Panjang 6483mm
Lebar 2500mm
Tinggi 2916mm
Awak 2+10
Jenis Mesin 4 silinder - Turbo Intercooler - 4800 cc
218 hp @ 2200 rpm
Suspensi 4×4 wheeled
Daya jelajah 800km
Kecepatan 96 km/h

Kaya (batu dalam Bahasa Turki) dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan Otokar sebagai sebuah kendaraan anti ranjau (MRAP). Kendaraan ini dibuat berdasarkan rancangan sasis Unimog 500 yang digunakan untuk lintas alam kelas tinggi.

Otokar Kaya memiliki dua varian:

  • Satu rancangan angkut personel lapis baja (APC) dengan kabin pengemudinya dilapis baja di bagian depan dan perlindungan lapis baja untuk kompartemen angkut pasukan di bagian belakang yang dapat membawa 10 orang tentara. Karena desain yang fleksibel dari kendaraan ini, varian APC ini dapat diadaptasi menjadi ambulans atau kendaraan pos komando.
  • Varian kedua adalah pembawa kargo dengan kabin pengemudi berpelindung tapi tanpa kompartemen pasukan di bagian belakang, tapi ada alas kargo untuk angkutan barang disitu.

Pranala luar

Kendaraan Angkut Personel dan Penempur Infanteri Moderen Beroda
4 × 4
6 × 6
8 × 8
10 × 10
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan