Minggu, 25 Oktober 2026
22:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Orang Kuronia

Orang Kuronia

puak Baltik Barat

Bagikan:
250px-OldCourland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah penduduk orang Kuronia pada awal abad ke-13.

Orang Kuronia (bahasa Latvia:kurši; bahasa Lituania:kuršiai; bahasa Jerman:Kuren; bahasa Nordik Kuno:Kúrir; bahasa Slavia Timur Kuno:кърсь) adalah puak Baltik[1] yang diketahui pernah hidup di pesisir Laut Baltik (sekarang bagian dari Latvia barat dan Lituania barat) pada abad ke-5 hingga ke-16 Masehi, setelah itu terasimilasi dengan puak-puak Baltik lainnya. Mereka menjadi asal-usul dari nama daerah Kuronia, dan mereka pernah menuturkan bahasa Kuronia. Daerah Kuronia akhirnya ditaklukan oleh Ordo Livonia pada tahun 1266, sehingga mereka terasimilasi menjadi penduduk Lituania dan Latvia.

Asal

Asal-usul orang Kuronia pernah diperdebatkan pada masa lalu. Beberapa peneliti menggolongkan orang Kuronia sebagai anggota penutur rumpun bahasa Baltik Timur.[2] Namun, yang lain berpendapat bahwa bahasa Kuronia berkaitan dengan bahasa Prusia Kuno yang merupakan anggota penutur rumpun bahasa Baltik Barat.[3]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Matthews, W. K. "Nationality and Language in the East Baltic Area", American Slavic and East European Review, Vol. 6, No. 1/2 (May, 1947), pp. 62-78
  2. ↑ Östen Dahl (ed.) 2001, The Circum-Baltic Languages: Typology and Contact, vol. 1
  3. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-10. Diakses tanggal 2012-01-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)

Daftar pustaka

  • Žulkus V. Kuršiai Baltijos jūros erdvėje (Orang Kuronia di wilayah laut Baltik). Vilnius: Versus Aureus, 2004. 254 p. ISBN9955-601-08-6.
  • Nikitenka D. Pilsoto žemės pilys (Kastil di tanah Pilsotas). Klaipėda: Mažosios Lietuvos istorijos muziejus, 2018. 23 p. ISBN978-9986-31-505-6

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan