Senin, 12 Oktober 2026
08:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Orang Iberia

Orang Iberia

kelompok etnik historis di semenanjung Iberia

Bagikan:
250px-The_Lady_of_Elche%2C_late_5th_-_earfly_4th_cent._BCE_%2829251445792%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Putri Elx dari L'Alcúdia, Elche, Spanyol, pada abad ke-4 SM.

Orang Iberia (bahasa Latin:Hibērī, dari bahasa Yunani:Ίβηρες, Iberes) adalah sejumlah suku bangsa di pesisir timur dan selatan Semenanjung Iberia yang disebutkan oleh sumber-sumber Yunani dan Romawi Kuno (seperti Hekataios dari Miletos, Avienus, Herodotus dan Strabo). Orang Romawi juga menggunakan istilah "Hispani" untuk menyebut orang-orang Iberia. Peradaban ini sudah ada paling tidak dari abad ke-6 SM.

Istilah "Iberia" yang digunakan oleh penulis-penulis kuno memiliki dua arti. Makna pertama yang lebih umum mengacu kepada semua penduduk di Semenanjung Iberia tanpa memandang perbedaan etnis, baik itu orang Pra-Indo-Eropa, Kelt atau orang-orang Indo-Eropa lainnya. Makna lain yang lebih sempit mengacu kepada orang-orang yang hidup di pesisir timur dan selatan Semenanjung Iberia yang telah dipengaruhi oleh budaya Fenisia dan Yunani.[1] Kelompok budaya non-Indo-Eropa ini menuturkan bahasa Iberia dari abad ke-7 hingga abad ke-1 SM.

Suku bangsa lain yang mungkin terkait dengan orang Iberia adalah orang Vascones, walaupun mereka lebih berhubungan dekat dengan orang Aquitani daripada orang-orang Iberia. Sementara itu, wilayah Semenanjung Iberia lainnya dihuni oleh orang-orang Kelt dan juga oleh orang-orang Lusitania, Vettones dan Turdetani yang diduga merupakan suku bangsa pra-Indo-Eropa.

Catatan kaki

  1. ↑ Richard J. Harrison, Spain at the Dawn of History: Iberians, Phoenicians and Greeks (Thames & Hudson), 1988.

Bacaan lanjut

  • Beltrán, Miguel (1996): Los iberos en Aragón, Zaragoza.
  • Ruiz, Arturo; Molinos, Manuel (1993): Los iberos, Barcelona.
  • Sanmartí, Joan; Santacana, Joan (2005): Els ibers del nord, Barcelona.
  • Sanmartí, Joan (2005): «La conformación del mundo ibérico septentrional», Palaeohispanica 5, pp. 333–358.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan