Peta diaspora Belgia di dunia | |
| Jumlah populasi | |
| ca 11–12 juta | |
| Daerah dengan populasi signifikan | |
(hanya warga negara Belgia, 1 Januari 2014)[1] | |
| 352.630[2] | |
| 176.615[3] | |
| 139.962[4][5][6] | |
| 117.495[7] | |
| 52.000[8] | |
| 46.000[8] | |
| 20.000–50.000[9] | |
| 31.000[8] | |
| 22.000[8] | |
| 17.000[8] | |
| 12.000[8] | |
| 10.000[8] | |
| 8.000[8] | |
| 7.000[8] | |
| 6.088 [10] | |
| 6.000[11] | |
| 6.000[8] | |
| 5.000[8] | |
| 5.000[8] | |
| 3.000[8] | |
| 3.000[8] | |
| 3.000[8] | |
| 3.000[8] | |
| 2.000[8] | |
| 2.000[8] | |
| 2.000[8] | |
| 2.000[8] | |
| 1.000[8] | |
| 1.000[8] | |
| 1.000[8] | |
| 1.000[8] | |
| Bahasa | |
| Belanda, Prancis, Jerman (juga bahasa lainnya di Belgia) | |
| Agama | |
| Mayoritas Katolik Roma dan tidak beragama | |
| Kelompok etnik terkait | |
| Orang Jermanik dan Celtic lainnya (khususnya Prancis, Belanda, Frisia, Luksemburg dan Jerman) | |
Orang Belgia (bahasa Belanda:Belgen; bahasa Prancis:Belges; bahasa Jerman:Belgier pelafalan[ˈbɛlɡi̯ɐ]ⓘ) adalah orang-orang yang diidentifikasi dengan Kerajaan Belgia, sebuah negara federal di Eropa Barat. Karena Belgia merupakan negara multibangsa, hubungan ini dapat berupa kependudukan, hukum, sejarah atau kebudayaan daripada etnis. Namun, mayoritas orang Belgia tergolong dalam dua kelompok atau masyarakat bahasa (bahasa Belanda:gemeenschap; bahasa Prancis:communauté) yang asli di negara tersebut, yaitu dua wilayah historisnya: orang Flandria di Flandria, yang menuturkan bahasa Belanda; dan orang Wallon di Wallonia, yang menuturkan bahasa Prancis atau bahasa Wallon. Terdapat juga diaspora Belgia yang cukup besar, yang kebanyakan bermukim di Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Belanda.
Etimologi
Revolusi tahun 1830 membawa kepada didirikannya sebuah negara merdeka di bawah pemerintah sementara dan kongres nasional.[12][13] Nama "Belgium" diadopsi untuk negara ini, kata ini diturunkan dari Gallia Belgica, sebuah provinsi Romawi di Gaul bagian paling utara yang, sebelum invasi oleh Romawi pada 100 SM, dihuni oleh Belgae, campuran dari orang Keltik dan Jermanik.[14][15]
Nama Latin-nya dibangkitkan pada tahun 1790 melalui Belgia Serikat yang berumur pendek yang diciptakan setelah revolusi melawan kekuasaan Austria yang terjadi pada 1789. Karena tidak ada adjektiva yang setara dengan "Belgian" pada saat itu, kata benda Prancis "Belgique" (atau "Belgium") diadopsi sebagai kata benda dan adjektiva; fenomena meminjam dari bahasa Latin masih umum digunakan pada periode tersebut.[16] Dari abad ke-16, "Negara-negara Tanah Rendah" atau "Nederland", yang dirujuk sebagai 'Belgica' dalam bahasa Latin, seperti halnya Republik Belanda.
Agama
Katolik Roma sudah sejak lama menjadi agama mayoritas di Belgia, dengan perkiraan 65% orang Belgia menyatakan diri sebagai umat Katolik.[17] Namun, per tahun 2004, kehadiran gereja Minggu nasional hanya sekitar 4 hingga 8% (9% untuk Flandria saja). Inkuiri tahun 2006 di Flandria, sudah lama dianggap lebih religius daripada daerah Brussel atau Wallonia di Belgia, menunjukkan 55% penduduk menyebut dirinya beragama, sedangkan 36% mengatakan mereka percaya Tuhan menciptakan dunia.[18]
Demografi
Belgia memiliki populasi sebanyak 10.839.905 jiwa pada 1 Januari 2010, naik sebanyak 601.000 jika dibandingkan tahun 2000 (10.239.085 penduduk). Dari tahun 1990 (9.947.782 penduduk) hingga 2000 naik hanya sebanyak 291.000. Populasi di Flandria, Wallonia dan Brussel pada 1 Januari 2010 masing-masing berjumlah 6.251.983 (57,7%), 3.498.384 (32,3%) dan 1.089.538 (10,1%).
Orang Belgia terkenal
Lihat pula
- Belgia Amerika
- Belgia Brasil
- Belgia Kanada
- Orang Flandria
- Orang Walloon
- Hukum kewarganegaraan Belgia
Rujukan
- ↑ "National Institute for Statistics". Bestat.economie.fgov.be. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 November 2017. Diakses tanggal 12 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Results Pranala usang diarsipkan 12 Februari 2020 di archive.today American Fact Finder (US Census Bureau)
- ↑ "Ethnic Origin (264), Single and Multiple Ethnic Origin Responses (3), Generation Status (4), Age Groups (10) and Sex (3) for the Population in Private Households of Canada, Provinces, Territories, Census Metropolitan Areas and Census Agglomerations, 2011 National Household Survey". 12.statcan.gc.ca. 8 Mei 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Desember 2018. Diakses tanggal 12 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Relations bilatérales entre la Belgique et la France". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Desember 2023. Diakses tanggal 4 Januari 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Les Belges à l'étranger". Mondiaal Nieuws. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Januari 2022. Diakses tanggal 12 Desember 2017.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Migration Data Hub". Migrationinformation.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Oktober 2013. Diakses tanggal 12 Desember 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "CBS StatLine – Bevolking; generatie, geslacht, leeftijd en herkomstgroepering, 1 januari". Statline.cbs.nl. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 5 Oktober 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 "Immigrant and Emigrant Populations by Country of Origin and Destination". migrationpolicy.org. 10 Februari 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Maret 2022. Diakses tanggal 1 Oktober 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Germans with an immigrant background Diarsipkan 4 Mei 2009 di Wayback Machine
- ↑ "Immigration, Borders and Asylum Report 2022" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 23 Juli 2023. Diakses tanggal 22 Juli 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Panorama das relações belgo-brasileiras Diarsipkan 24 Mei 2008 di Wayback Machine
- ↑
Dobbelaere, Karel; Voyé, Liliane (1990). "From Pillar to Postmodernity: The Changing Situation of Religion in Belgium" (PDF). Oxford Journals, Oxford University Press. hlm. S1. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2 November 2013. Diakses tanggal 25 Februari 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑
Gooch, Brison Dowling (1963). Belgium and the February Revolution. Martinus Nijhoff Publishers, The Hague, Netherlands. hlm. 112. Diarsipkan dari asli tanggal 28 Juni 2011. Diakses tanggal 18 Oktober 2010.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bunson, Matthew (1994). Encyclopedia of the Roman Empire (Edisi Hardcover 352pp). Facts on File, New York. hlm. 169. ISBN 978-0-8160-4562-4.
- ↑
Footnote: The Celtic and Germanic influences on and origins of the Belgae remains disputed. Further reading, e.g.
Witt, Constanze Maria (Mei 1997). "Ethnic and Cultural Identity". Barbarians on the Greek Periphery?—Origins of Celtic Art. Institute for Advanced Technology in the Humanities, University of Virginia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Juni 2007. Diakses tanggal 6 Juni 2007.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "un peu d'histoire: la révolution belgique". Canaris1790.be. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Maret 2016. Diakses tanggal 28 Juni 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Discrimination in the EU in 2012" (PDF), Special Eurobarometer, 383, European Union: European Commission, hlm. 233, 2012, diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2 Desember 2012, diakses tanggal 14 Agustus 2013
{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) The question asked was "Do you consider yourself to be...?" With a card showing: Catholic, Orthodox, Protestant, Other Christian, Jewish, Muslim, Sikh, Buddhist, Hindu, Atheist, and Non-believer/Agnostic. Space was given for Other (SPONTANEOUS) and DK. Jewish, Sikh, Buddhist, Hindu did not reach the 1% threshold. - ↑ Inquiry by 'Vepec', 'Vereniging voor Promotie en Communicatie' (Organisation for Promotion and Communication), published in Knack magazine 22 November 2006 p. 14 (The Dutch language term 'gelovig' was translated in the text as 'religious', more precisely it is a very common word for believing in particular in any kind of god in a monotheistic sense or in some afterlife.)
Pranala luar
Media terkait People of Belgium di Wikimedia Commons
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |