
Operasi kereta otomatis (bahasa Inggris:Automatic train operation; ATO) adalah sebuah perangkat keamanan operasional yang dipakai untuk membantu mengotomatiskan operasi kereta. Sebagian besar sistem memakai pengemudi (operator kereta) untuk mengurus hal-hal terkait kegagalan atau kedaruratan.[1][2]
Lihat pula
- Persinyalan kereta api
- Kereta otonom
- Sistem proteksi kereta api
- Persinyalan kereta api
- Pengereman kereta api
- Interlocking
- Sistem penghentian kereta otomatis (ATS)
- Kendali kereta otomatis (ATC)
Referensi
- ↑ International Association of Public Transport. "A global bid for automation: UITP Observatory of Automated Metros confirms sustained growth rates for the coming years" (PDF). Belgium. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-05-01. Diakses tanggal 2019-08-14.
{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong:|5= - ↑ Elisabeth Fischer (23 Agustus 2011). "Justifying automation". Railway-Technology.com.
{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong:|1=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
| Petak jalan/blok | |
|---|---|
| Kendali persinyalan | |
| Sinyal | |
| Sistem pendeteksi | |
| Perlindungan | |
| Menurut negara | |