Selasa, 27 Oktober 2026
09:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Operasi Singa (1942)

Bagikan:
Operasi Singa
Bagian dari Perang Pasifik dalam Perang Dunia II
LokasiSulawesi Tengah, Hindia Belanda
PemimpinLetnan Satu I.H.T. Hees[1]
TujuanMengumpulkan intelijen
Tanggal24 Juni[1] – 7 November 1942[2]
HasilGagal. Hilang dalam tugas

Operasi Lion dilakukan untuk mendirikan pusat intelijen di Sulawesi Tengah (saat itu disebut Selebes). Letnan Satu I.H.T. Hees, Cl. B. Belloni ke-1, seorang telegrafis dan Pelaut J.L. Brandon adalah mereka yang meninggalkan Darwin menggunakan perahu Somoa pada tanggal 24 Juni 1942, untuk mendarat dekat Wotu, 60 kilometer (37 mi) sebelah barat dari Malili.[1] Letnan Hees sebelumnya pernah bekerja sebagai teknisi untuk departemen pekerjaan umum dan berharap bahwa ia bisa menghubungi salah satu "mandor"-nya. Mereka dihubungi melalui radio pada tanggal 7 November 1942, tetapi sinyal mereka terlalu lemah untuk dapat diterima.[1] Pada tanggal 14 Desember 1942, dua NCO Belanda (dari Hindia Belanda) berada di Darwin untuk menunggu pergerakan dari kelompok LION, tetapi kemudian mereka menduga bahwa LION telah ditangkap oleh Jepang.[2]

Pada tanggal 5 Januari 1945, lima orang Indonesia di bawah sandi nama Operasi Apricot meninggalkan Darwin untuk mencari tahu nasib Operasi Lion. Pemimpinnya ditangkap; sedangkan sisanya dievakuasi oleh pesawat amfibi Catalina pada tanggal 31 Januari 1945.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 National Archives Australia Special Operations, (1946), p. 6.
  2. 1 2 National Archives Australia NEI Section, p. 4–5.
  3. ↑ National Archives Australia NEI Section, p. 5.

Daftar pustaka

  • National Archives of Australia (1946) – [The Official History of the Operations and Administration of] Special Operations – Australia [(SOA), also known as the Inter-Allied Services Department (ISD) and Services Reconnaissance Department (SRD)] Volume 2 – Operations – Copy No. 1 [for Director, Military Intelligence (DMI), Headquarters (HQ), Australian Military Forces (AMF), Melbourne.
  • National Archives Australia (1942–1945) – [SRD (Services Reconnaissance Department) HQ] NEI [Netherlands East Indies] Section IASD [Inter-Allied Services Department].
Serbuan Komando Australia dalam Perang Dunia Kedua
Timor
Nugini
Kalimantan
Singapura
Teater Pasifik lainnya
  • Serbuan Townsville (1943)
  • Operasi Opossum (1945)
  • Operasi Apple (1945)
  • Operasi Flounder
  • Operasi Firtree
  • Operasi Turnip
  • Operasi Salmon
  • Operasi Mackerel
  • Operasi Poppy
  • Operasi Potato
  • Operasi Goldfish
  • Operasi Pine Needle
  • Operasi Trout
  • Operasi Shark
  • Operasi Carrot
  • Operasi Radish
  • Operasi Asparagus
  • Operasi Bream
  • Operasi Binatang
  • Operasi Carpenter
  • Operasi Crane
  • Operasi Crocodile
  • Operasi Giraffe
  • Operasi Magpie
  • Operasi Menzies
  • Operasi Politician
  • Operasi Raven
  • Operasi Robin
  • Operasi Shrill
  • Operasi Squirrel
  • Operasi Stallion
  • Operasi Starfish
  • Operasi Swallow
  • Operasi Swift
Teater Non-Pasifik
Diusulkan
Hindia Timur Belanda
Hindia Belanda
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan