Jumat, 09 Oktober 2026
04:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Operasi Otto

Bagikan:

Operasi Otto (bahasa Jerman:Unternehmen Otto) adalah sandi yang dipilih oleh Adolf Hitler untuk "Arahan Militer untuk Invasi di Austria pada 11 Maret 1938".[1]

Awalnya "Operasi Otto" adalah rencana intervensi militer oleh Jerman apabila monarki Habsburg kembali berkuasa di Austria, dan operasi ini sendiri dinamai dari putra mahkota Habsburg saat itu, Otto von Habsburg.[2] Menurut rencana tersebut, dengan memanfaatkan perpecahan politik di antara orang Austria, pasukan Jerman akan bergerak menuju Wina dan mematahkan semua perlawanan. Sebagian dari Luftwaffe akan mendukung angkatan darat.[3]

Hitler mengeluarkan Arahan Nomor 1 untuk Operasi Otto pada pukul 2.00 tanggal 11 Maret 1938 setelah Kanselir Austria Kurt Schuschnigg merencanakan referendum mengenai penyatuan Austria dengan Jerman. Schuschnigg berharap agar rakyat Austria akan menunjukkan keinginan mereka untuk tetap merdeka dalam referendum ini, dan ia juga menetapkan batas usia minimal 24 tahun karena kebanyakan pemuda saat itu mendukung penyatuan dengan Jerman. Hitler memerintahkan Operasi Otto untuk mencegah referendum ini. Nama operasi ini tidak pernah diganti. Menurut rencana Operasi Otto, pasukan Jerman akan menyerang Austria pada 12 Maret 1938. Operasi Otto akan dipimpin oleh Hitler sendiri. Pada akhirnya Schuschnigg membatalkan referendum dan mengundurkan diri. Pasukan Jerman kemudian memasuki Austria pada 12 Maret 1938, sehingga berlangsunglah peristiwa Anschluss atau aneksasi Austria oleh Jerman Nazi.[4]

Referensi

  1. ↑ Weisung des Obersten Befehlshaber der Wehrmacht Adolf Hitler für den bewaffneten Einmarsch der Wehrmacht in Österreich (11 Maret 1938), dalam: documentArchiv.de (penyunting)
  2. ↑ "Archduke Otto von Habsburg". The Telegraph. 4 Juli 2011. Diakses tanggal 1 Februari 2015.
  3. ↑ Dokumentationsarchiv des österreichischen Widerstandes, ed. (1988), „Anschluß“ 1938. Eine Dokumentation, Österreichischer Bundesverlag, hlm. 99 et seq., ISBN 3-215-06898-2{{citation}}: Parameter tidak dikenal |kommentar= diabaikan; Parameter tidak dikenal |ort= diabaikan (|publication-place= disarankan)
  4. ↑ McDonough, Frank (2021). The Hitler years. New York. ISBN 978-1-250-27510-3. OCLC 1237652896.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan