Kamis, 01 Oktober 2026
14:30 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama
Opera Agung

Opera Agung

genre opera

Bagikan:
330px-Robert-le-diable.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Opera Agung

Opera Agung adalah genre opera abad ke-19 yang mempunyai empat atau lima bagian. Opera Agung dipentaskan secara besar dari segi pemeran dan simfoni orkestra dengan pementasan yang mewah. Jalan cerita Opera Agung biasanya berdasarkan pada atau di sekitar peristiwa sejarah dramatis.

Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada Opéra Paris dari tahun 1820-an hingga sekitar tahun 1850, (dan kadang kala digunakan sebagai nama lain untuk Opéra Paris) tetapi digunakan juga untuk opera-opera berskala besar dari Prancis, Jerman, Italia dan negara Eropa lainnya.

Lihat pula

Bibliografi

  • Bartlet, M Elizabeth C: Grand opéra in 'The New Grove Dictionary of Opera', ed. Stanley Sadie, Macmillan Publishers Limited, London, 1992 ISBN 0-333-73432-7
  • Charlton, David: The Cambridge Guide to Grand Opera , Cambridge University Press, 2003
  • Crosten, William Loren: French Grand Opera: an Art and a Business, Columbia University, 1948. A landmark text, in many ways still not superseded.
  • Gerhard, Anselm: The Urbanization of Opera: Music Theater in Paris in the Nineteenth Century, University of Chicago Press, 1998
  • Huebner, Steven: French Opera at the Fin de Siécle: Wagnerism, Nationalism, and Style, Oxford University Press, 1999
  • Soubies, Albert: Soixante-sept Ans a L'Opéra en une Page, 1826–1893, Paris, 1893
  • Wolff, Stephane: L'Opéra au Palais Garnier 1875–1962, Paris n.d. but probably 1963


Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan