Selasa, 22 September 2026
04:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

OpenDNS

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

OpenDNS adalah layanan Domain Name System (DNS) publik gratis yang dapat digunakan untuk umum. OpenDNS menyediakan berbagai fitur seperti keamanan internet, pemfilteran konten, dan proteksi terhadap serangan phishing dan malware. Dengan menggunakan OpenDNS, pengguna dapat meningkatkan kecepatan dan keamanan akses internet mereka. Layanan ini sering digunakan oleh individu, bisnis, dan institusi pendidikan untuk mengontrol dan mengamankan akses internet melalui pemblokiran situs yang tidak diinginkan dan pelacakan aktivitas daring. OpenDNS sekarang merupakan bagian dari Cisco Systems.[1]

Layanan

OpenDNS menawarkan resolusi DNS untuk para konsumen dan bisnis sebagai alternatif dari penggunaan server DNS yang ditawarkan oleh ISP yang mereka gunakan. Dengan menyimpan server perusahaan di lokasi-lokasi strategis dan menggunakan tembolok nama-nama domain yang sangat besar, OpenDNS seringnya memproses query jauh lebih cepat,[2] sehingga meningkatkan kecepatan pengambilan halaman. Hasil query DNS bahkan kadang dimasukkan ke dalam tembolok oleh sistem operasi lokal atau aplikasi, sehingga kecepatan ini mungkin tidak terlihat oleh pengguna untuk setiap permintaan, tetapi hanya untuk permintaan yang tidak disimpan di dalam tembolok lokal.

250px-OpenDNS_Blocked_Page.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah screenshot dari sebuah halaman yang terblokir akibat 'phishing blocked'

Fitur lainnya yang ditawarkan adalah filter phishing, pemblokiran domain dan koreksi kesalahan pengetikan (sebagai contoh, mengetikkan "wikipedia.og", bukan "wikipedia.org"). Dengan mengumpulkan sekumpulan daftar situs-situs mencurigakan, OpenDNS akan memblokir akses ke situs-situs tersebut saat seorang pengguna mencoba untuk mengaksesnya melalui layanan yang ditawarkan oleh OpenDNS. OpenDNS juga menawarkan PhishTank, di mana para pengguna dari seantero dunia dapat mengirimkan dan me-review situs-situs yang dicurigai merupakan situs phishing. OpenDNS sendiri bukanlah sebuah perangkat lunak open source, tetapi merujuk kepada konsep DNS yang bersifat terbuka, di mana query dari sumber manapun akan diterima.

OpenDNS mendapatkan sebagian dari pendapatannya dengan cara melakukan resolusi terhadap sebuah nama domain ke sebuah server OpenDNS saat namanya belum didefinisikan di dalam DNS. Hal ini akan memiliki pengaruh saat seorang pengguna mengetikkan sebuah nama yang tidak ada di dalam URL dalam sebuah kotak isian alamat di peramban web, dan pengguna akan melihat halaman pencarian OpenDNS. Para pengiklan akan membayar OpenDNS untuk menampilkan iklan mereka di dalam halaman pencarian ini. Memang hal ini mirip seperti apa yang dilakukan oleh VeriSign Site Finder, tetapi OpenDNS mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah sama, karena memang OpenDNS adalah sebuah layanan pilihan (bandingkan dengan Site Finder yang memiliki pengaruh terhadap keseluruhan Internet, mengingat VeriSign merupakan sebuah operator registri otoritatif),[3] dan para peengiklan akan membayar layanan DNS yang telah dikustomisasi.[4]

Referensi

  1. OpenDNS.com - GLOBAL DNS INFRASTRUCTURE
  2. Neowin.net - OpenDNS: What's Your Take?
  3. "OpenDNS knowledge base: OpenDNS is not like Site Finder". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-06-30. Diakses tanggal 2009-12-05.
  4. "OpenDNS knowledge base: How does OpenDNS make money?". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-06-06. Diakses tanggal 2009-12-05.


Ikon rintisan

Artikel bertopik internet ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan