Jumat, 23 Oktober 2026
16:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Omne Datum Optimum

Bagikan:

Omne Datum Optimum (kalimat Latin yang artinya "setiap pemberian yang baik", dikutip dari Yakobus 1:17) adalah judul bula yang dikeluarkan oleh Paus Inosensius II pada tahun 1139 sebagai bentuk dukungan perdana bagi Tarekat Kawanan Prajurit Miskin Kristus dan Kenisah Salomo (Tarekat Kesatria Kenisah). Bula ini berisi persetujuan atas peraturan tarekat, dan anugerah perlindungan dari Sri Paus.[1] Selain itu, Omne Datum Optimum juga menjanjikan peruntukan semua pampasan perang dari aksi penaklukan terhadap kaum Muslim bagi tarekat ini, serta membebaskannya dari kewajiban membayar perpuluhan dan pajak, dengan pernyataan sebagai berikut:

Sehubungan dengan barang-barang yang kamu peroleh dari hasil jarahan, boleh kamu gunakan sendiri tanpa sungkan, dan kami melarang kamu untuk memberi sebagian dari barang-barang ini kepada siapa saja lantaran dipaksa berbuat demikian di luar kemauan kamu sendiri.

Kendati secara intrinsik Omne Datum Optimum bukanlah jenis bula yang lazim dikeluarkan, bula ini disusul oleh bula Milites Templi (Para Prajurit Kenisah) dari Paus Selestinus II pada tahun 1144 dan bula Militia Dei (Bala Tentara Allah) dari Paus Eugenius III pada tahun 1145. Kedua-duanya menganugerahkan banyak sekali hak dan keistimewaan bagi Tarekat Kesatria Kenisah, antara lain hak untuk membangun gereja-gereja sendiri, hak untuk mengubur jenazah anggotanya di pekarangan gereja-gereja itu, serta hak untuk sekali setahun mengutip pajak atas tanah dan bangunan milik tarekat. Keunikan tempat-tempat pemakaman milik Tarekat Kesatria Kenisah terbukti menjadi suatu perkara yang sangat kontroversial.

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Malcolm Barber; A. K. Bate (2002). The Templars: selected sources. Manchester University Press. hlm. 59–. ISBN 978-0-7190-5110-4. Diakses tanggal 5 Mei 2011.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan