Sabtu, 07 November 2026
04:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Olos

Olos

salah satu jenis roti

Bagikan:
250px-Olos.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
olos, jajanan khas Tegal

Olos adalah makanan khas dari Tegal berupa gorengan yang terbuat dari tepung dan berbentuk bulat seperti bola, berisikan kol dan cabai rawit yang sudah dibumbui dan dimasak sebelumnya. Makanan ini diperkirakan dibuat oleh masyarakat Desa Jatirawa, Kecamatan Tarub dan memiliki ciri khas berupa bentuknya yang tidak bulat sempurna dan terkesan acak-acakan serta teksturnya yang agak keras. Tepung yang biasanya digunakan adalah campuran tepung terigu dan tepung kanji.[1]

Olos biasanya dijual di dalam gerobak dengan harga Rp. 250 - 500 per butirnya.[butuh rujukan] Saat ini, isian olos sudah bervariasi, tidak hanya berisi irisan kol dan cabai saja tetapi tersedia olos isi ayam suwir, telur puyuh, bakso, sosis, dan keju serta dilengkapi dengan bubuk tabur rasa balado, jagung manis, keju dan cabai.[1]

Sejarah

Olos pertama kali dibuat oleh seorang penjual risoles bernama Ibu Khotiah pada 1995 [2] tetapi para pembelinya yang anak-anak menyebutnya sebagai oles sehingga sampai sekarang berubah menjadi olos sampai sekarang. Sedangkan isiannya yang hanya menggunakan kembang kol dan cabai saja karena modifikasi dari keinginan pembeli yang tidak menyukai wortel dan toge, sehingga menyisakan dua bahan tersebut.[butuh rujukan]

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 "Mengenal Olos, Jajanan Khas Tegal yang Pedas dan Gurih". kumparan. Diakses tanggal 2022-07-05.
  2. ↑ Kulinear.ID, Rekha Azzi Fahmi Farezi- (2021-02-26). "Olos Tegal, jajanan tradisonal bercita rasa pedas dari Jatiwara - Kulinear". Olos Tegal, jajanan tradisonal bercita rasa pedas dari Jatiwara - Kulinear. Diakses tanggal 2022-07-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan