Rabu, 04 November 2026
04:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Oligarki Meiji

Oligarki Meiji

Bagikan:
250px-Toshimichi_Okubo_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ōkubo Toshimichi

Oligarki Meiji adalah nama yang digunakan untuk mendeskripsikan kelas pemerintahan baru pada zaman Meiji Jepang. Di Jepang, oligarki Meiji disebut domain clique (藩閥, hambatsu).

Dua figur utama dari kelompok ini adalah Ōkubo Toshimichi (1832–78), putra dari seorang retainer Satsuma, dan samurai Satsuma Saigō Takamori (1827–77), yang bergabung dengan pasukan Chōshū, Tosa, dan Hizen sampai keruntuhan keshogunan Tokugawa. Okubo menjadi menteri keuangan dan Saigō menjadi panglima besar; keduanya merupakan kanselir kekaisaran. Kido Koin (1833–77), orang dari Chōshū, murid dari Yoshida Shōin, dan sekongkolan dari Ōkubo dan Saigō, menjadi menteri pendidikan dan ketua Konferensi Gubernur dan masuk pemerintahan konstitusional. Tokoh lainnya yang berpengaruh adalah Iwakura Tomomi (1825–83), orang dari Kyoto yang menentang Tokugawa dan menjadi duta besar pertama untuk Amerika Serikat, dan Ōkuma Shigenobu (1838–1922), dari Hizen, seorang murid Rangaku, Tionghoa, dan Inggris, yang memegang berbagai jabatan kementerian, kemudian menjadi perdana menteri pada 1898.

Daftar politikus utama pada zaman Meiji

Berikut ini adalah figur-figur utama dalam Restorasi Meiji, yang kemudian berada dalam Pemerintahan Meiji Jepang:

250px-IWAKURA_Tomomi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Iwakura Tomomi

Dari Dewan kebangsawanan:

Dari Domain Satsuma:

Dari Domain Chōshū:

Dari Domain Tosa:

Dari Domain Hizen:

Lain-lain:

Referensi

 Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari situs web atau dokumenLibrary of Congress Country Studies.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan