Rabu, 23 September 2026
23:02 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Okto

Okto

saluran televisi di Singapura

Okto
250px-Mediacorp_Okto_%282023%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
NegaraSingapura Singapura
Wilayah siaranSingapura
JaringanMediaCorp TV12
Kantor pusatBestway Building, Singapura
SloganGoing further to bring you closer
BahasaInggris
PemilikMediaCorp

MediaCorp Okto atau okto adalah blok siaran anak - anak yang ditayangkan di Mediacorp Channel 5 (untuk Bahasa Inggris) dan Channel 8 (untuk Bahasa Mandarin).

Awalnya, Okto beroperasi sebagai saluran televisi Bahasa Inggris dari tanggal 19 Oktober 2010 sampai 1 Mei 2019 sebagai suksesor dari blok siaran Kids Central dan Arts Central dari saluran Central. Okto menyiarkan acara anak - anak, seni (dihentikan pada tahun 2017) dan olahraga (diluncurkan 2014 dan dijadikan blok siaran tetap sejak tahun 2017).

Pada tanggal 1 Mei 2019, Okto berhenti siaran dan bertransisi menjadi blok siaran anak - anak dan merek konten MeWatch.

Sejarah

Pada bulan 19 Oktober 2010, Mediacorp meluncurkan 2 stasiun televisi baru hasil pemisahan dari Central yaitu Vasantham (dulunya Vasantham Central) dan Okto (gabungan Kids Central dan Arts Central).[1] Nama Okto sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya "delapan" karena saluran tersebut berada di saluran 8 di Starhub TV (dulunya dipakai di Channel i sebelum ditutup pada tanggal 1 Januari 2005) dan saluran 108 di Singtel Mio.[2]

Okto beroperasi dari jam 09.00 - 24.00 dan awalnya terbagi menjadi 2 blok siaran, yaitu acara anak - anak (dari pagi sampai malam) dan acara seni dan budaya (dengan nama Arts on Okto (digayakan sebagai a-ok), dari malam sampai tengah malam). Di luar jam siaran, Okto merelay siaran radio Mediacorp Gold 905.[3] Pada tahun 2009, Okto meluncurkan blok siaran baru yaitu Ok Tots untuk menyiarkan acara anak - anak prasekolah.[4] Pada bulan Juni 2014, Okto meluncurkan blok siaran baru yaitu Sports on Okto untuk menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2014 (disiarkan bersama dengan Toggle).[5] Pada tahun 2017, Okto mengubah nama Ok Tots dan Sports on Okto menjadi Oktojr. dan OktoSports dan mengganti blok acara Arts on Okto dengan OktoSports. Bukan hanya itu, Okto juga memajukan jam siarannya menjadi jam 07.00 pagi.[6]

Pada tanggal 1 Mei 2019, Okto berhenti beroperasi sebagai saluran televisi dan acara anak - anak beralih ke Channel 5 sebagai blok acara Okto on 5 sedangkan acara olahraga beralih ke Channel 5 dan Toggle (nantinya berganti nama menjadi MeWatch).[7][8] Setelah itu, frekuensi dan lisensi siaran Okto diserahkan kembali kepada Otoritas Pengembangan Media Informasi dan Komunikasi (IMDA).[8] Pada tanggal 6 Februari 2021, blok siaran anak - anak Channel 8 乐乐窝 (Lè Lè Wō) diubah menjadi ‘Okto尽在8' (Okto on 8).

Referensi

  1. Seah, May (21 Oktober 2010). "Two more to savour". Today. Diakses tanggal 8 September 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "MediaCorp Introduces the TV channel, okto" (PDF). Okto. 19 Oktober 2010. Diakses tanggal 8 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Muhammad Hairie Bin Hj. Musa (2016-03-21), Mediacorp Okto Closedown - 21/03/2016, diakses tanggal 2026-09-07
  4. Feed2DoorsMHBM / VideosMHBM (2016-05-17), Mediacorp Okto Startup + OkTots Intro, diakses tanggal 2026-09-07{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  5. "MediaCorp serves up World Cup 2014 on Sports on okto". TODAY (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-07.
  6. "Mediacorp : Mediacorp refreshes okto with new kids and premium sports content". Mediacorp (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-07.
  7. "okto closing down, merging with Channel 5". mothership.sg (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-07.
  8. 1 2 "Mediacorp integrates English-language channels Channel 5 and okto". Channel NewsAsia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-07.

Lihat pula

Pranala luar

Televisi
Regional/Internasional
Radio
Cetak
Digital
Perusahaan
Produksi
Kolaborasi lain
Inaktif
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan