Selasa, 06 Oktober 2026
21:52 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Odeon Records

Odeon Records

Bagikan:
250px-OdeonA162457b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Label plat Odeon Records

Odeon Records adalah perusahaan rekaman (label) asal Jerman yang didirikan oleh Max Strauss dan Heinrich Zunz di Berlin pada tahun 1903. Nama serta logo dari label tersebut diambil dari gedung teater Théâtre de l'Odéon di Paris, Prancis.

Odeon merupakan bagian dari perusahaan Carl Lindstrom, yang juga membawahi label-label rekaman seperti Beka Records, Parlophone dan Fonotipia. Lindstrom kemudian dibeli oleh Columbia Graphophone Company pada tahun 1926. Pada Maret 1931 label-label seperti Columbia, Electrola, His Master's Voice dan lainnya bergabung menjadi satu perusahaan bernama Electric and Musical Industries Ltd. atau yang lebih dikenal sebagai EMI.

Pada tahun 1907 Odeon hadir di Hindia Belanda dan menjadi salah satu perusahaan rekaman asing pertama di Indonesia.[1]

Referensi

  1. ↑ Sakrie 2015, hlm. 8.
Daftar pustaka
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan