Selasa, 06 Oktober 2026
15:45 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Beka Records

Beka Records

Bagikan:
250px-BEKA_B.5402-I_Engelbert_Zaschka.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Slawoma - Der neueste Tanz (Slavoma) oleh Engelbert Zaschka. Saxophon-Orchester Dobbri, Berlin, 1925

Beka Records adalah sebuah perusahaan rekaman (label) asal Jerman yang beroperasi dari tahun 1903 sampai 1925 serta merupakan yang label ternama di Jerman pada dekade 1920-an. Sebelum Perang Dunia I perusahaan rekaman tersebut juga merilis piringan hitam di Britania Raya dengan label Beka-Grand Records. Pada tahun 1917 Beka menjadi anak perusahaan dari Carl Lindström, yang kemudian dibeli oleh Columbia Graphophone Company pada tahun 1926.

Penyanyi-penyanyi terkenal yang berada di bawah label tersebut meliputi Bert Alvey, Jessie Broughton, Albertina Cassani, Lucia Cavalli, Cook & Carpenter, Gerhard Ebeler, Kappelle Willy Krug, Kapelle Merton, Phillip Ritte dan orkestra-orkestra lainnya. Di Hindia Belanda, Miss Riboet merupakan salah satu seniman ternama yang berada di bawah Beka Records.[1]

Pada tahun 1905 Beka hadir di Hindia Belanda dan menjadi salah satu perusahaan rekaman asing pertama di Indonesia. Pada masa itu Beka umumnya merekam lagu-lagu pribumi bergenre gamelan Jawa hingga keroncong.[2]

Referensi

  1. ↑ Sakrie 2015, hlm. 8.
  2. ↑ Sakrie 2015, hlm. 7.
Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan