Novatus Rugambwa | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nunsius Apostolik | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rugambwa pada 2019 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Gereja | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Penunjukan | 29 Maret 2019 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pensiun | 27 Juli 2024 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pendahulu | Martin Krebs | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jabatan lain |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama lahir | Novatus Rugambwa | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lahir | (1957-10-08)8 Oktober 1957 Bukoba, Teritorial Tanganyika | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Meninggal | 16 September 2025(2025-09-16) (umur 67) Roma, Italia | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
Jabatan sebelumnya |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||
Novatus Rugambwa (8 Oktober 1957 – 16 September 2025) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Tanzania yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Takhta Suci dari 1991 sampai ia pensiun untuk alasan kesehatan pada 2024. Dari 2010 sampai kematiannya, ia memegang gelar nunsius dan uskup agung.
Biografi
Tahun-tahun awal
Novatus Rugambwa lahir pada 8 Oktober 1957, di Bukoba, Teritorial Tanganyika, anak kedua dari pasangan Benedict dan Leocadia Rwechungura. Ia belajar di SD Katolik Nyakatare, Bukoba dari 1964 sampai 1968 dan kemudian Seminari Persiapan Rutabo sampai 1971. Ia meneruskan pendidikan di Seminari Minor Santa Maria, Rubya dari 1972 sampai 1975 dan Seminari Minor Itaga, Tabora dari 1976 sampai 1977. Ia kemudian menjalani setahun memenuhi penugasan militer yang diwajibkan bagi lulusan SMA. Ia belajar filsafat dari 1979 sampai 1981 di Seminari Mayor Regional Ntungamo dan kemudian menerima gelar sarjana dalam bidang teologi di Universitas Kepausan Urbanus, Roma dari 1982 sampai 1984. Ia mengahar di Seminari Santa Maria , Rubya selama dua tahun sambil membantu penugasan pastoral di Paroki Nshamba. Pada 5 Januari 1986, ia ditahbiskan menjadi deakon. Ia ditahbiskan menjadi imam pada 6 Juli 1986 untuk Keuskupan Bukoba, dan kemudian menjabat selama setahun sebagai sisten imam Paroki Nshamba. Dari 1987 sampai 1991, ia mempersiapkan karir diplomatik di Akademi Gerejawi Kepausan sesambil juga menerima gelar doktor dalam hukum kanon di Universitas Kepausan Urbanus.[1][2]
Karir diplomatik
Rugambwa masuk penugasan diplomatik Takhta Suci pada 1 Juli 1991, dan menjabat dalam misi diplomatik kepausan di Panama (1991–94), Republik Kongo (1994–97), Pakistan (1997–2000), Selandia Baru (2000–04), dan Indonesia (2004–07).[1][3] Ia diangkat menjadi sekretaris tingkat rendah Dewan Kepausan untuk Pelayanan Pastoral Migran dan Pengungsi pada 28 Juni 2007.
Pada 6 Februari 2010, ia diangkat menjadi uskup agung tituler Tagaria dan Nunsius Apostolik untuk São Tomé dan Príncipe.[4] Ia juga diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Angola pada 20 Februari 2010.[5] Ia menerima penahbisan episkopal pada 18 Maret 2010 oleh Kardinal Tarcisio Bertone sebagai penahbis utama didampingi oleh Uskup Pier Giorgio Micchiardi dan Nestorius Timanywa.[6]
Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Honduras pada 5 Maret 2015.[7]
pada 29 Maret 2019, Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Nunsius Apostolik untuk Selandia Baru dan Delegasi Apostolik untuk negara-negara Samudra Pasifik.[8][9] Pada 25 Mei, ia diberi penugasan Nunsius Apostolik untuk Fiji dan Palau.[10] Pada 30 November, ia diberi penugasan tambahan sebagai Nunsius Apostolik untuk Kepulauan Marshall, Kiribati, Nauru, dan Tonga.[11] Pada 17 April 2020, ia diangkat juga menjadi Nunsius Apostolik untuk Samoa.[12] Pada 2 Februari 2021, Rugambwa diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Kepulauan Cook, sebuah jabatan yang telah lowong sejak 2018.[13] Pada 30 Maret, ia diangkat menjadi Nunsius Apostolik untuk Mikronesia.[14]
Penyakit dan kematian
Pada 29 Oktober 2023, Rugambwa menderita strok berat di Selandia Baru. Setelah singgah di rumah sakit dan beberapa rehabilitasi disana,[15][16][17] ia datang ke Roma pada Maret 2024 untuk meneruskan rehabilitasinya di fasilitas Katolik disana.[18]
Pada 27 Juli 2024, ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai nunsius untuk Selandia Baru dan delegasi untuk Samudra Pasifik.[19][20]
Rugambwa meninggal di Rumah Sakit Gemelli di Roma pada 16 September 2025, dalam usia 67 tahun.[21][22] Kardinal Parolin memimpin misa pemakamannya di Basilika Santo Petrus pada 25 September 2025.[23]
Referensi
- 1 2 "People on the Move, N° 104". Pontifical Council for the Pastoral Care of Migrants and Itinerant People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Desember 2015. Diakses tanggal 22 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Ex-alunni 1950–1999, Pontificia Accademia Ecclesiastica". Pontifical Ecclesiastical Academy (dalam bahasa Italia). Diarsipkan dari asli tanggal 20 Agustus 2002. Diakses tanggal 17 Oktober 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "New apostolic nuncio appointed to New Zealand and the Pacific". CathNews NZ Pacific (dalam bahasa American English). 1 April 2019. Diakses tanggal 30 Mei 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e Nomine, 06.02.2010" (Rilis pers). Holy See Press Office. 6 Februari 2010. Diakses tanggal 17 Oktober 2019.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e Nomine, 20.02.2010" (Rilis pers). Holy See Press Office. 20 Februari 2010. Diakses tanggal 17 Oktober 2019.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rugambwa Appointed Papal Nuncio for New Zealand". Daily News (Tanzania). 31 Maret 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Juni 2021. Diakses tanggal 30 Maret 2021.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e Nomine, 05.03.2015" (Rilis pers). Holy See Press Office. 5 Maret 2015. Diakses tanggal 17 Oktober 2019.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pope Francis Appoints Tanzanian To Represent The Vatican In New Zealand". Business Week (dalam bahasa Italia). 3 April 2019. Diarsipkan dari versi asli pada 1 Mei 2019. Diakses tanggal 17 Oktober 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e Nomine, 29.03.2019" (Rilis pers) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 29 Maret 2019. Diakses tanggal 18 Oktober 2019.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e Nomine, 25.05.2019" (Rilis pers) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 25 Mei 2019. Diakses tanggal 18 Oktober 2019.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e nomine, 30.11.2019" (Rilis pers) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 30 November 2019. Diakses tanggal 30 November 2019.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Resignations and Appointments, 17.04.2020" (Rilis pers). Holy See Press Office. 17 April 2020. Diakses tanggal 17 April 2020.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rugambwa named Cook Islands Nuncio". Catholic Daily. 2 Februari 2021. Diakses tanggal 2 Februari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Rinunce e nomine, 30.03.2021" (Rilis pers) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 30 November 2019. Diakses tanggal 30 Maret 2021.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Papal ambassador to New Zealand 'stable' after serious stoke". Cath News New Zealand (dalam bahasa New Zealand English). Diakses tanggal 18 November 2023.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Please keep Archbishop Novatus Rugambwa in your prayers" (dalam bahasa New Zealand English). Catholic Archdiocese of Wellington. 30 Oktober 2023. Diakses tanggal 18 November 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "[Joyous news....]". New Zealand Catholic Bishops Conference. Diakses tanggal 23 November 2023 – via Facebook.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Papal Nuncio Archbishop Novatus Rugambwa returning to Rome" (Rilis pers). Konferensi Waligereja Selandia Baru. 16 Maret 2024.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Resignations and Appointments, 27.07.2024". Diakses tanggal 27 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Archbishop Gábor Pintér Appointed Pope's Representative To Aotearoa New Zealand". Diakses tanggal 28 Juli 2024.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tanzanian Vatican diplomat, Archbishop Novatus Rugambwa dies in Rome". The Citizen. 17 September 2025. Diakses tanggal 17 September 2025.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tanzanian-born former Holy See diplomat dies in Rome". Vatican News. 17 September 2025. Diakses tanggal 22 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Cardinal Parolin pays tribute to Archbishop Rugambwa at funeral Mass - Vatican News". Vatican News (dalam bahasa Inggris). 25 September 2025. Diakses tanggal 25 September 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
Kutipan tentang Novatus Rugambwa di Wikikutip- (Inggris) Entri Novatus Rugambwa pada situs web Catholic-Hierarchy
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: José Benedito Simão |
— TITULER — Uskup Agung Tituler Tagaria 6 Februari 2010 – 16 September 2025 |
Lowong |
| Jabatan diplomatik | ||
| Didahului oleh: Giovanni Angelo Becciu |
Nunsius Apostolik untuk São Tomé dan Príncipe 6 Februari 2010 – 5 Maret 2015 |
Diteruskan oleh: Petar Rajič |
| Nunsius Apostolik untuk Angola 20 Februari 2010 – 5 Maret 2015 | ||
| Didahului oleh: Luigi Bianco |
Nunsius Apostolik untuk Honduras 5 Maret 2015 – 29 Maret 2019 |
Diteruskan oleh: Gábor Pintér |
| Didahului oleh: Martin Krebs |
Nunsius Apostolik untuk Selandia Baru 29 Maret 2019 – 27 Juli 2024 | |
| Delegasi Apostolik untuk Samudra Pasifik 29 Maret 2019 – 27 Juli 2024 | ||
| Nunsius Apostolik untuk Fiji dan Palau 25 Mei 2019 – 27 Juli 2024 | ||
| Nunsius Apostolik untuk Kepulauan Marshall, Kiribati, Nauru, Tonga 30 November 2019 – 27 Juli 2024 | ||
| Nunsius Apostolik untuk Samoa 17 April 2020 – 27 Juli 2024 | ||
| Nunsius Apostolik untuk Kepulauan Cook 2 Februari 2021 – 27 Juli 2024 | ||
| Nunsius Apostolik untuk Mikronesia 30 Maret 2021 – 27 Juli 2024 | ||