| |||||||
| Didirikan | 1998;28 tahun lalu (1998) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Penghubung | Bandara Perth | ||||||
| Aliansi | oneworld (terafilisiasi) | ||||||
| Anak perusahaan | Network Turbine Solutions | ||||||
| Armada | 21 | ||||||
| Tujuan | 7 | ||||||
| Perusahaan induk | Qantas | ||||||
| Kantor pusat | Bandara Perth | ||||||
| Tokoh utama | CEO Nathan Miller | ||||||
| Situs web | www.networkaviation.com.au | ||||||
Network Aviation adalah maskapai penerbangan yang berpusat di Bandara Perth, menjalakan layanan sewa (charter) pesawat dalam mendukung "fly-in fly-out" operasi pertambangan di sepanjang Australia Barat. Bermitra dengan anak perusahaan penyedia teknik, Network Turbine Solutions. Network Aviation mengoperasikan lebih dari 50 penerbangan tiap minggu atas nama perusahaan pertambangan untuk memfasilitasi pergantian kru di lokasi terpencil.[1]
Riwayat




Setelah membantu pendirian Skippers Aviation, Lindsay Evans mendirikan Network Aviation di tahun 1998. Awalnya mengoperasikan campuran pesawat tipe kecil seperti Cessna 441 Conquest II, Cessna 310 dan Beechcraft Super King Airs. Bermitra dengan klien utama, Network Aviation berkembang ke pesawat tipe besar dan mulai mengoperasikan Embraer EMB-120ER Brasilia di tahun 2000 dan Fokker 100 di tahun 2008.[2]
Pada bulan Februari 2011, Network Aviation dibeli oleh Qantas.[3] Network mempertahankan manajemen, karyawan serta struktur operasinya saat ini, dengan model bisnis yang diselaraskan dengan proses, operasi dan standar Qantas. Dengan pembelian tersebut, Qantas menyatakan bahwa tengah melihat armada dan operasi Network Aviation yang tumbuh secara signifikan.[4] Di saat mulai mengambil alih Network, Qantas mengumumkan bahwa mereka membeli sepuluh pesawat Fokker 100 bagi perusahaan tersebut.
Pada bulan Mei 2014, Network Aviation menerima persetujuan untuk mengoperasikan tiga penerbangan mingguan dari Perth menuju Exmouth, Western Australia menggunakan Fokker 100.[5]
Pada bulan Maret 2015, QantasLink memberhentikan jadwal operasi pesawat turboprop miliknya di Australia Barat. Network Aviation mengambil alih penerbangan dari Geraldton dan beberapa penerbangan menuju Exmouth.[6] Di tanggal 31 Juli 2015, Qantas mengumumkan bahwa pesawat Fokker 100 akan dicat ulang secara bertahap dengan warna QantasLink.[7][8]
Pada bulan September 2016, Network Aviation menjadi anggota afiliasi dari aliansi maskapai oneworld.[9]
Destinasi
Network Aviation menjalankan penerbangan reguler dengan jadwal permanen dari Bandara Perth menuju destinasi berikut di Australia Barat:[10]
- Broome
- Tambang bijih besi Christmas Creek - kawasan Pilbara
- Tambang bijih besi Cloudbreak - kawasan Pilbara
- Darwin, Wilayah Utara
- Tambang tembaga DeGrussa - kawasan Gascoyne
- Exmouth (Bandara Learmonth)
- Geraldton
- Kalgoorlie
- Karratha
- Newman
- Paraburdoo
- Port Hedland
- Tambang bijih besi Solomon - kawasan Pilbara
- Tambang emas Tropicana
Maskapai ini juga mengoperasikan sejumlah sewa (charter) pesawat untuk memilih destinasi dalam rangka memfasilitasi "Fly-In, Fly-Out" para pekerja di situs pertambangan.
Armada
Per bulan Maret 2020, armada Network Aviation terdiri dari pesawat berikut:[11]
- 17 Fokker 100
- 6 Airbus A320
Dioperasikan sebelumnya
Lihat juga
Referensi
- ↑ "Directory: World Airlines". Flight International. 2007-04-10. hlm. 55.
- ↑ "Mining Boom Gave Network Aviation a Flying Start". Yahoo. The West Australian. 15 Desember 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-11-27. Diakses tanggal 2021-01-26.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Qantas confirms Network acquisition Australian Aviation 13 December 2010
- ↑ "Qantas Takeover of Network Aviation". WA Business News. 14 Desember 2010.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ "Network gets the nod to take on Qantas run" The Australian 30 May 2014 page 30
- ↑ http://www.aviationwa.org.au/2014/11/25/qantaslink-to-cease-dash-8-q400-services-from-perth-in-march-2015/
- ↑ "Flying Kangaroo rebrand for network aviation F100 aircraft" (Rilis pers). Qantas. Diakses tanggal 27 Oktober 2015.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Frame, Chris (31 Juli 2015). "Network Aviation becomes QantasLink". Australian Aviation. Phantom Media. Diakses tanggal 27 Oktober 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Network Aviation joins Oneworld alliance". Aviation Business. 27 September 2016. Diakses tanggal 6 Oktober 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Flight Status". Network Aviation. Diakses tanggal 12 November 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Global Airline Guide 2019 (Part One)". Airliner World: 4. Oktober 2019.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
- (Inggris) Network Aviation
- (Inggris) Network Becomes QantasLink
Qantas Group | |
|---|---|
| Maskapai utama | |
| Kepemilikan penuh | |
| Setengah kepemilikan | Jetstar Asia Airways (including Valuair) · Jetstar Hong Kong · Jetstar Japan · Jetstar Pacific Airlines |
| Maskapai afiliasi | |
| Bekas maskapai | |
| Layanan lain | Qantas Defence Services · Qantas Freight · Australian air Express · Star Track Express (joint ventures with Australia Post) |
Maskapai penerbangan di Australia | ||
|---|---|---|
| Maskapai penumpang terjadwal | Aero-Tropics Air Services · Aeropelican Air Services · Air Link · Airlines of Tasmania · Airnorth · Brindabella Airlines · Eastern Australia Airlines · Jetstar Airways · Macair Airlines · National Jet Systems · Northwest Regional Airlines · OzJet · Qantas · QantasLink · Queensland Regional Airlines · Regional Express Airlines · Regional Pacific Airlines · Skippers Aviation · Skytrans Airlines · Skywest Airlines · Tasair · Tiger Airways Australia · Virgin Blue | |
| Maskapai penumpang sewaan | ||
| Maskapai kargo | ||
| Maskapai awal | ||
| Maskapai tak beroperasi | ||