Sabtu, 17 Oktober 2026
04:37 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Nergal-sarezer

raja Babilonia dari 560 SM sampai 556 SM

Bagikan:

Nergal-sarezer atau Neriglissar (bahasa Akkadian: Nergal-šar-uṣur, "Oh dewa Nergal, belalah raja") adalah menantu raja Nebukadnezar II dari pernikahannya dengan putri Kasšaya. Ia membunuh dan merebut tahta dari putra Nebukadnezar, Ewil-Merodakh sebagai raja Kekaisaran Babilonia Baru. Ia memerintah tahun 560 sampai 556 SM. Sebuah tawarikh Babilonia menceritakan perang yang dilakukannya tahun 557/556 SM. Ia menyerang Anatolia, mengalahkan Cilicia, and juga menyeberangi Taurus dan menggulingkan raja Appuašu. Setelah 4 tahun pemerintahannya, ia mati dan diganti oleh anaknya yang masih kecil, Labashi-Marduk.

Catatan Alkitab

Namanya disebutkan sebagai salah satu pejabat tinggi raja Nebukadnezar dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen:[1]

Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, beserta Nebusyazban, kepala istana, dan Nergal-Sarezer, panglima, dan semua perwira tinggi raja Babel, mengutus orang - menyuruh mengambil Yeremia dari pelataran penjagaan, lalu menyerahkannya kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan untuk membebaskannya, supaya pulang ke rumah. Demikianlah Yeremia tinggal di tengah-tengah rakyat. (Yeremia 39:13-14)

Dalam catatan di Kitab Yeremia nama "Nergal-sarezer" disebutkan tiga kali, dua di antaranya pada ayat yang sama, yaitu Yeremia 39:3 (Terjemahan Lama; lebih mirip dengan versi bahasa Ibrani), yaitu:

  • Nergal-sarezer (kepala wilayah) Samgar (atau Sin-magir, menurut catatan Babilonia)
  • Nergal-sarezer (pejabat dengan gelar) Rabmag

Pada ayat lain, Yeremia 39:13, hanya disebutkan:

  • Nergal-sarezer (pejabat dengan gelar) Rabmag

Dari kedua catatan ini dapat disimpulkan bahwa ada dua orang dengan nama "Nergal-sarezer". Menurut catatan Babilonia, Nergal-sarezer yang menjadi raja Babel adalah yang pernah menjabat sebagai kepala wilayah Sin-magir dan juga adalah menantu raja Nebukadnezar II.[2]

Referensi

Lihat pula

Pranala luar

  • ABC 6: Babylonian Chronicle of the Third Year of Neriglissar.
Didahului oleh:
Ewil-Merodakh
Raja Babel
560–556 SM
Diteruskan oleh:
Labashi-Marduk
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan