Sabtu, 26 September 2026
22:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Betet perut jingga

Betet perut jingga

Nuri perut jingga
250px-Neophema_chrysogaster_male_-_Melaleuca.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jantan di Tasmania barat daya
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Psittaciformes
Famili: Psittaculidae
Genus: Neophema
Spesies:
N. chrysogaster
Nama binomial
Neophema chrysogaster
(Latham, 1790)
Sinonim

Euphema aurantia Gould, 1841
Nanodes gouldii Ewing, 1841
Psephotus chrysogaster mab Mathews, 1912
Neonanodes chrysogaster wallicus Mathews, 1924

Nuri perut jingga[3] (Neophema chrysogaster) adalah sebuah spesies nuri kecil yang endemik ke Australia selatan, serta menjadi salah satu [butuh rujukan] dari tiga spesies nuri yang bermigrasi. Spesies ini dideksripsikan oleh John Latham pada 1790. Merupakan sejenis nuri kecil dengan panjang sekitar 20 cm (8 in), nuri ini menunjukkan ciri dimorfisme seksual. Dewasa jantan dicirikan dengan bagian atas berwarna hijau rumput cerah, perut kuning, dan sebagian bulu perut yang jingga. Betina dan muda hijaunya lebih pucat. Semua burung nuri perut jingga memiliki dua garis frontal biru yan menonjol serta sayap terbang luar yang berwarna biru pula.

Nuri perut jingga berkembangbiak di Tasmania dan bermusim dingin di pesisir Australia dataran utama bagian selatan, memakan spesies tumbuhan rawa asin atau pantai, beserta berbagai jenis spesies gulma eksotis.[4] Makanannya mencakup biji-bijian dan beri rerumputan dan sesemakan kecil pesisir. Dengan populasi liar kurang dari 100 ekor burung, spesies ini dinilai sebagai spesies terancam kritis oleh IUCN pada Daftar Merah-nya.[5] Namun, spesies ini perlahan memulih populasinya. Jumlahnya di alam liar meningkat dari hanya 14 ekor pada awal Februari 2017[6] menjadi 91 ekor pada November 2025.[7]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2018). "Neophema chrysogaster". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T22685203A130894893. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T22685203A130894893.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ Media, Kompas Cyber (2016-11-29). "Tersisa 3 Betina, Galang Dana untuk Nuri Langka Tembus Rp 1,3 Miliar Halaman all - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-12-30.
  4. ↑ Background and implementation information for the Orange-bellied Parrot Recovery Plan, The Orange-bellied Parrot Recovery Team (2006), Department of Primary Industries and Water (DPIW), Hobart, p. 13
  5. ↑ Pritchard, Rachel. "Update on the Orange-bellied Parrot Recovery Program" (PDF). Orange-bellied Parrot Recovery Team. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 3 Desember 2013. Diakses tanggal 6 Agustus 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "The race to save the endangered orange-bellied parrot". Australian Broadcasting Corporation. 2017-02-14. Diakses tanggal 2017-02-14.
  7. ↑ McGrath, Gavin (2025-11-29). "Who's thriving and who's barely surviving in Australia, the Land of the Parrots?". Australian Broadcasting Corporation. Diakses tanggal 2025-11-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan