Senin, 12 Oktober 2026
20:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Neoclassical metal

Neoclassical metal

genre musik

Bagikan:
Neoclassical metal
250px-Yngwie_Malmsteen_performing_i_G%C3%A4vle%2C_Sweden%2C_July_7th_2012.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Malmsteen di Gävle, Swedia (2012)
Sumber aliran
Sumber kebudayaanAkhir 1970-an dan awal 1980-an, Eropa dan Amerika Utara
Bentuk turunan
Topik lainnya

Neoclassical metal adalah subgenre dari heavy metal yang sangat dipengaruhi oleh musik klasik dan biasanya menampilkan teknik permainan instrumen yang sangat tinggi. Genre ini menggabungkan elemen melodi serta struktur komposisi musik klasik dengan kecepatan dan distorsi khas speed metal. Ritchie Blackmore dari Deep Purple memelopori gaya ini dengan menggabungkan idiom musik klasik ke dalam blues rock dan hard rock. Belakangan, Yngwie Malmsteen menjadi figur paling berpengaruh yang mempopulerkan subgenre ini secara luas pada era 1980-an.[1][Note 1] Musisi dan gitaris terkenal lainnya dalam subgenre ini antara lain Randy Rhoads, John Petrucci, Jason Becker, Tony MacAlpine, Vinnie Moore, Uli Jon Roth, Stéphan Forté, Wolf Hoffmann, Timo Tolkki, dan Marty Friedman.[1][Note 2]

Meskipun genre ini terutama diasosiasikan dengan gitaris solo, pemain kibor seperti Jens Johansson, Michael Pinnella, Alex Staropoli, dan Janne Wirman juga memainkan gaya ini, dengan Jon Lord sebagai salah satu pemengaruh awal.

Definisi

Istilah neoclassical metal mengambil konsep musik klasik dalam pengertian yang luas. Penggunaan istilah ini berbeda dari konsep neoklasisisme dalam tradisi musik klasik barat. Dalam musik klasik, neoklasisisme mengacu pada gerakan modernisme yang berkembang sekitar satu abad setelah berakhirnya periode Klasik dan mencapai puncaknya di antara dua Perang Dunia.

Di sisi lain, neoclassical metal tidak membatasi diri pada estetika periode Klasik semata (seperti keseimbangan dan formalisme). Genre ini sangat dipengaruhi oleh periode Romantik dan Barok. Komposisi dari komposer Barok akhir seperti Antonio Vivaldi, Georg Friedrich Händel, dan Johann Sebastian Bach yang kaya akan ornamen melodi menjadi sumber inspirasi utama. Musisi neoclassical metal seperti Yngwie Malmsteen meminjam teknik ornamen Barok serta kepiawaian virtuoso biola periode Romantik seperti Niccolò Paganini (seperti penggunaan teknik arpeggio, run cepat, dan sweep picking). Dengan demikian, istilah neoklasik dalam metal merujuk pada persepsi populer atas musik klasik secara umum, bukan definisi akademik yang ketat.

Sejarah dan Perkembangan

Pada tahun 1960-an dan 1970-an, terdapat beberapa karya yang menjadi pondasi subgenre ini, salah satunya adalah album Concerto for Group and Orchestra karya Deep Purple. Grup musik lain seperti Rainbow juga memasukkan unsur-unsur neoklasik. Pengaruh klasik awal dalam hard rock dan heavy metal paling menonjol ditemukan dalam permainan Jon Lord, Keith Emerson, Ritchie Blackmore, Uli Jon Roth, dan Randy Rhoads. Namun, neoclassical metal baru terbentuk sebagai subgenre yang mandiri pada era 1980-an.[1][Note 3]

"Zaman keemasan" neoclassical metal pada pertengahan hingga akhir 1980-an berpusat pada deretan gitaris solo virtuoso yang merilis album-album instrumental di bawah label Shrapnel Records milik Mike Varney. Yngwie Malmsteen, yang dianggap sebagai pelopor utama dan ikon genre ini, diboyong ke Amerika Serikat oleh Varney pada tahun 1982.[2]

Musisi-musisi Shrapnel Records berikutnya seperti Tony MacAlpine, Vinnie Moore, Joey Tafolla, Michael Angelo Batio, Paul Gilbert, David T. Chastain, Jason Becker, dan Marty Friedman semakin memperkuat karakteristik teknik dan estetika permainan neoklasik di akhir 1980-an.

Memasuki era modern, gaya neoclassical metal tidak lagi terbatas pada solois gitar instrumental saja, melainkan diadopsi oleh band-band secara utuh, khususnya dalam genre Power metal dan Symphonic metal. Praktik umum dalam genre ini meliputi pengubahan komposisi klasik terkenal ke dalam aransemen band rock/metal.

Gaya Musik dan Teori

Ciri khas dari neoclassical metal adalah penggunaan akord diminished 7th (ketujuh yang dimolkan). Akord ini sering digunakan untuk modulasi karena struktur intervalnya yang simetris (terdiri dari tumpukan interval minor third), sehingga memudahkan transisi antarnada dasar.

Selain tangga nada minor alami dan pentatonik, tangga nada yang paling sering digunakan dalam neoclassical metal adalah minor harmonik. Tangga nada ini memberikan nuansa klasik/Timur Tengah yang khas karena memiliki nada ke-7 yang dinaikkan setengah laras (misalnya pada tangga nada E minor harmonik, nada D dinaikkan menjadi D#). Penggunaan modus-modus musik (modes) seperti Phrygian dominant juga sangat umum dijumpai.

Lihat Pula

Referensi

  1. 1 2 3 Stephan Forté, "Metal néoclassique" in Guitarist Magazine Pedago, Hors Série #29, "Les secrets du metal- Etudes de Style", Maret 2009, hlm. 14–15.
  2. ↑ Biografi Yngwie Malmsteen, Shredaholic.com.

Catatan

  1. ↑ "Hadirnya neoklasik membawa kembali kepiawaian (virtuositas) dan penguasaan teknik instrumen ke dalam tren." - Les secrets du metal- Etudes de Style, Maret 2009, hlm. 14.
  2. ↑ "Sejumlah besar 'guitar hero' bermunculan, sebagian besar diorbitkan oleh label Shrapnel Records, di antaranya yang paling legendaris adalah John Petrucci, Jason Becker, Tony MacAlpine, Timo Tolkki, dan Vinnie Moore." - Les secrets du metal- Etudes de Style, Maret 2009, hlm. 14.
  3. ↑ "Meskipun Randy Rhoads, Uli Jon Roth, dan Ritchie Blackmore dapat dianggap sebagai perintis, baru pada tahun 1984 melalui album solo perdananya 'Rising Force', virtuoso Swedia Yngwie Malmsteen benar-benar memperkenalkan perpaduan unik antara musik Barok dan heavy metal kepada dunia." - Les secrets du metal- Etudes de Style, Maret 2009, hlm. 14.
Subgenre dan campurannya
Unsur-unsur musik
Kancah dan gerakan lokal
Kontroversi
Kebudayaan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan