Kamis, 29 Oktober 2026
00:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Nama sahih

Bagikan:

Pada tata nama zoologi, nama sahih dari suatu takson adalah nama ilmiah yang tepat untuk takson tersebut pada lingkupan yang telah ditentukan. [1]Nama sahih harus digunakan untuk takson yang bersangkutan, terlepas dari nama lain apa pun yang mungkin sedang digunakan saat ini atau yang mungkin pernah digunakan sebelumnya. Sebuah nama hanya dapat dianggap sahih atau tidak jika nama tersebut merupakan nama tersedia berdasarkan Peraturan Internasional bagi Tata Nama Zoologi (ICZN); jika suatu nama tidak tersedia, maka ia tidak dapat dianggap sahih atau tidah sahih.[2]Sebaliknya, nama tersedia yang tidak tepat untuk sebuah takson dikenal dengan nama tidak sahih.[3]

Referensi

  1. ↑ "Biological Nomenclature". Department of Biology, Saint Louis University. Diarsipkan dari asli tanggal 26 April 2012. Diakses tanggal 3 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "ICZN Code – Introduction". International Commission on Zoological Nomenclature (ICZN). Diakses tanggal 3 Oktober 2026.
  3. ↑ Robertson, Hamish. "How animals are given scientific names". Biodiversity Explorer, Iziko Museums of Cape Town. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 2, 2012. Diakses tanggal 3 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan