Sabtu, 17 Oktober 2026
23:11 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Nahum Eitingon

Nahum Eitingon

perwira inteligensi Uni Soviet (1899–1981)

Bagikan:
250px-Nahum_Eitingon.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nahum Eitingon

Nahum Isaakovich Eitingon (bahasa Rusia:Наум Исаакович Эйтингон Naum Isaakovič Ejtingon), juga dikenal sebagai Leonid Aleksandrovich Eitingon (bahasa Rusia:Леонид Александрович Эйтингон)[1] (6 Desember 1899 – 3 Mei 1981), adalah seorang perwira intelijensi Uni Soviet, yang dideskripsikan oleh Yevgeny Kiselyov sebagai salah satu pengorganisir dan manajer sistem terorisme negara di bawah Joseph Stalin dan kemudian korbannya.[1] Ia adalah saudara dari Max Eitingon.[2]

Lihat pula

Catatan dan kutipan

  1. 1 2 Наум Исаакович Эйтингон, генерал-майор НКВД, Ekho Moskvy (Moscow Echo) 06.09.2009: Interview of Nikita Petrov by Yevgeny Kiselyov (in Russian) - "As his immediate superior for many years, General Pavel Sudoplatov, recalled that, in the Lubyanka, Eitingon was known among his friends as Leonid Aleksandrovich; already in the 1920s, almost all Jewish Chekists took Russian names so as not to emphasize their national origin."
  2. ↑ Geller, Peter Isaakovich. Benezit Dictionary of Artists. Oxford University Press. 2011-10-31.

Referensi

Buku

Bacaan tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan