Senin, 02 November 2026
09:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Nahor bin Serug

Nahor bin Serug

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Nahor.
Nahor bin Serug
250px-Nahor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Meninggal
Kota Ur
AnakTerah, dan putra-putra dan putri-putri lainnya
Orang tuaSerug

Nahor (Ibrani: נָחוֹר – Nāḥōr; bahasa Yunani:Ναχώρ – Nakhṓr) adalah putra dari Serug menurut Perjanjian Lama. Dalam Kejadian 11:22–26, Nahor terdaftar sebagai putra dari Serug. (Kejadian 11:22) Ia dikatakan hidup sampai usia 148 tahun[1] (Kejadian 11:24–25) dan memiliki seorang putra bernama Terah dalam usia 29 tahun.[2] (Kejadian 11:24) Ia juga merupakan kakek dari Abraham, Nahor II dan Haran, semuanya keturunan Sem.(Kejadian 11:10,25–27)[3]

Referensi

  1. ↑ 148 according to the Masoretic Text; 208 or 304 according to the Septuagint. Larsson, Gerhard. “The Chronology of the Pentateuch: A Comparison of the MT and LXX.” Journal of Biblical Literature, vol. 102, no. 3, 1983, p. 403. www.jstor.org/stable/3261014.
  2. ↑ 29 according to the Masoretic Text; 79 or 179 according to the Septuagint. Larsson, Gerhard. “The Chronology of the Pentateuch: A Comparison of the MT and LXX.” Journal of Biblical Literature, vol. 102, no. 3, 1983, p. 403. www.jstor.org/stable/3261014.
  3. ↑ 1 Tawarikh 1:4,26–27
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan