Kamis, 29 Oktober 2026
22:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Nahla Mahmoud

Nahla Mahmoud

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang aktivis hak asasi manusia. Untuk ibu negara Mesir, lihat Naglaa Mahmoud.
Nahla Mahmoud
250px-Nahla_Mahmoud_Secular_Conference_2014.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nahla Mahmoud berbicara di Secular Conference 2014.
Lahir1986/1987 (umur 38–39)[1]
PendidikanEkologi
PekerjaanJurubicara untuk Council of Ex-Muslims of Britain
Dikenal karenaAktivisme hak asasi manusia

Nahla Mahmoud (kelahiran 1986/7)[1] adalah seorang penulis, eks-Muslim, sekuleris, environmentalis,[2] dan aktivis hak asasi manusia asal Inggris kelahiran Sudan,[2][3] dan juru bicara dari Council of Ex-Muslims of Britain.[4] Ia kabur ke Britania Raya pada 2010.[1][2]

Karier

Mahmoud merupakan juru bicara dari Council of Ex-Muslims of Britain (CEMB). Dalam kapasitas tersebut, ia tampil dalam wawancara singkat (1 menit, 39 detik)[5] dalam 4thought.tv milik saluran televisi Channel 4's pada Januari 2013.[6] Karena pernyataannya yang kontroversial dalam wawancara itu, ia menjadi target kampanye kebencian Islam, yang dipimpin oleh Salah Al Bander.[7]

Referensi

  1. 1 2 3 "No God, not even Allah". The Economist. 24 November 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Desember 2017. Diakses tanggal 23 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Daniel Silas Adamson (22 Oktober 2014). "My enemy's enemy - the battle for secularism". OpenDemocracy. Diakses tanggal 13 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Valerie Tarico (30 Agustus 2015). ""There is no god — now what?": How to find meaning in an atheist world". Salon. Diakses tanggal 23 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Liam Corcoran (15 Januari 2014). "Student and women's groups write open letter to UN condemning in UK universities". The Independent. Diakses tanggal 23 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Cohen, Nick (24 Agustus 2013). "Richard Dawkins attacks Muslim bigots, not just Christian ones. If only his enemies were as brave". The Spectator. Press Holdings. Diakses tanggal 28 Maret 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "What does Sharia law have to offer Britain? Nahla Mahmoud". 4thought.tv. Channel 4. 14 Maret 2018. Diakses tanggal 28 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  7. ↑ Anne Marie Walters (30 Agustus 2013). "The Price Paid for Criticising Islam". Standpoint. Social Affairs Unit. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-11. Diakses tanggal 28 Maret 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan