Rabu, 23 September 2026
16:32 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Nordic Mobile Telephone

Nordic Mobile Telephone

250px-Nokia_150_and_nokia_1100.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telepon selular Mobira Cityman 150 buatan Nokia yang menggunakan sistem NMT-900, di kiri gambar ini.
Bagian dari seri
Generasi telepon genggam
250px-Cellular_network_standards_and_generation_timeline.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telekomunikasi seluler

Nordic Mobile Telephone (bahasa Indonesia: Telepon Bergerak Nordik) atau disingkat NMT (dalam bahasa aslinya adalah Nordisk MobilTelefoni atau Nordiska MobilTelefoni-gruppen) adalah sistem telepon seluler otomatis pertama. Sesuai namanya, sistem ini didesain oleh sejumlah perusahaan telekomunikasi di negara Nordik, dan diluncurkan pada 1 Oktober 1981 sebagai pengganti jaringan telepon seluler analog ARP (150 MHz) di Finlandia, MTD (450 MHz) di Swedia dan Denmark, dan OLT di Norwegia yang sudah overkapasitas.

NMT menggunakan sinyal analog, menandakan sistemnya yang masih 1G. Terdapat dua jenis sistem NMT yang dioperasikan (menurut frekuensi yang digunakan), yaitu NMT-450 (450 MHz) dan NMT-900 (900 MHz). NMT-900 diluncurkan pada 1986 dan memiliki kapasitas lebih besar dibanding NMT-450.

Spesifikasi NMT bersifat terbuka dan bebas sehingga banyak perusahaan memproduksi perangkat bersistem NMT, termasuk Mobira dan Ericsson. Di Denmark, layanan ini pertama kali dioperasikan oleh Storno (milik General Electric) dan AP. Awalnya, NMT hanya didesain untuk telepon mobil, dan pada saat itu walaupun ada yang sudah portabel tetapi memiliki masalah pada daya tahan baterai dan ukurannya yang besar. Seiring waktu, model portabel seperti Benefon hanya berukuran 100 mm (3,9 inci) dan memiliki berat 100 gram.

Sejarah

Jaringan NMT pertama kali diluncurkan di Swedia dan Norwegia pada 1981, dan di Denmark dan Finlandia pada 1982. Lalu, sistem ini pada 1986 diperluas ke Islandia. Namun, untuk operasional secara komersial, pertama kali diluncurkan di Arab Saudi pada 1 September 1981 oleh Ericsson untuk 1.200 pengguna percobaan, dan pada bulan selanjutnya diperluas ke Swedia, negara asalnya. Pada tahun 1985 terdapat 110,000 pengguna NMT di Skandinavia dan Finlandia (di mana di Norwegia sebanyak 63,300) sehingga merupakan sistem telepon seluler terbesar saat itu.[1]

Selain negara-negara Nordik sebagai pionirnya, NMT sudah dipergunakan di berbagai negara seperti wilayah Baltik, Swiss, Prancis, Belanda, Hungaria, Polandia, Bulgaria, Rumania, Ceko, Slowakia, Slovenia, Serbia, Turki, Kroasia, Bosnia, Rusia, Ukraina ditambah berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Namun, seiring dengan meluasnya jaringan digital seperti GSM, membuat pengguna NMT semakin menurun sehingga perlahan-lahan banyak operator yang mematikan jaringan NMT-nya. Di Estonia, jaringan NMT ditutup pada Desember 2000, lalu di Finlandia, jaringan NMT TeliaSonera dihentikan pada tanggal 31 Desember 2002. Jaringan NMT terakhir Norwegia dihentikan pada tanggal 31 Desember 2004 dan jaringan NMT TeliaSonera Swedia distop pada pada 31 Desember 2007. Namun, khusus di Islandia, NMT masih sempat bertahan karena sstem ini menjangkau wilayah yang luas, sehingga cocok untuk Islandia yang luas tetapi berpenduduk sedikit, hingga akhirnya pada 1 September 2010, resmi dihentikan operasionalnya oleh Síminn. Di Denmark, Norwegia dan Swedia frekuensi NMT-450 kemudian dilelang ke Net 1 (dahulu Nordisk Mobiltelefon), yang awalnya beroperasi di CDMA 450 MHz, tetapi seiring waktu sudah dimigrasikan lagi ke 4G.

Satu-satunya jaringan NMT yang pada saat ini masih beroperasi adalah Skylink di Rusia, tepatnya di Oblast Arkhangelsk dan Krai Perm.[2][3] Jaringan ini dioperasikan di wilayah luas dengan penduduk sedikit, tetapi hanya akan bertahan izinnya sampai 2021.[4]

Operasional NMT di Indonesia

NMT merupakan sistem jaringan seluler pertama yang diluncurkan di Tanah Air.[5] Layanan NMT (versi NMT-450) pertama kali diluncurkan pada Mei 1986, yang dikelola oleh PT Rajasa Hazanah Perkasa (dengan merek Era Mobitel)[6][7] di frekuensi 450 MHz. Pengelolaan jaringan ini dilakukan dengan pola bagi hasil bersama Perumtel dengan target pelanggan awalnya sebesar 30.000 di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.[8] Sistem ini awalnya hanya dioperasikan untuk pengguna telepon mobil, tetapi kemudian juga diperluas untuk telepon seluler. Pada 1995, kerjasama bagi hasil ini berakhir dan dialihkan ke perusahaan patungan Telkom dan PT Rajasa, PT Mobile Selular Indonesia (Mobisel, terakhir bernama Net1 Indonesia).[5] Mobisel merupakan operator tunggal dari sistem NMT-450 di Indonesia sepanjang operasional jaringan ini, dengan wilayah layanan di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Cikampek, Indramayu, Cilegon, Bandar Lampung dan Kalianda. Pada puncaknya di tahun 1997, pengguna NMT Mobisel adalah sebesar 29.000, tetapi kemudian merosot menjadi 5.000 pada 2003 seiring populernya sistem seperti GSM.[9] Operasional NMT tetap bertahan hingga 2006, ketika penerus Mobisel, yaitu Ceria resmi mengonversi 3.000 pelanggannya yang tersisa ke teknologi CDMA2000, mengakhiri operasi jaringan ini di Indonesia.[10]

Lihat juga

  • AMPS, jaringan analog lain yang pernah juga dioperasikan di Indonesia.

Referensi

  1. Nordsveen, Arve M (28 November 2005). "Mobiltelefonens historie i Norge" (dalam bahasa Norwegia). Norsk Telemuseum. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Februari 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Областной-Стационарный (ФЛ)_NMT
  3. "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 6 Februari 2016. Diakses tanggal 5 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "Роскомнадзор - Реестр лицензий в области связи". Diarsipkan dari asli tanggal 6 Februari 2016. Diakses tanggal 5 Februari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Untold Story IPO Telkom di NYSE & BEJ
  6. Indonesia Magazine, Volume 24
  7. Eksekutif, Masalah 179-182
  8. 50 tahun peranan pos & telekomunikasi
  9. Yearbook of asia-pacific telecommunication
  10. Sampoerna Telekom
0G radiotelepon (1946)
1G (1979)
Keluarga AMPS
Lainnya
2G (1991)
Keluarga GSM/3GPP
Keluarga 3GPP2
AMPS
Lainnya
2G transisi
(2.5G, 2.75G)
Keluarga GSM/3GPP
Keluarga 3GPP2
Lainnya
3G (2001)
Keluarga 3GPP
Keluarga 3GPP2
3G transisi
(3.5G, 3.75G, 3.9G)
Keluarga 3GPP
Keluarga 3GPP2
Keluarga IEEE
Keluarga ETSI
4G (2009)
IMT Advanced (2013)
Keluarga 3GPP
Keluarga IEEE
5G (2019)
IMT-2020 (dalam pengembangan)
Keluarga 3GPP
Lainnya
Berkaitan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan