Minggu, 18 Oktober 2026
15:10 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
NGC 3918

NGC 3918

Bagikan:
NGC 3918
Nebula
330px-Planetary_nebula_NGC_3918.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar dari Hubble Space Telescope image of NGC 3918.
Credit: ESA/Hubble and NASA.
Data pengamatan: J2000.0 epos
Asensio rekta 11j 50m 17.7d[1]
Deklinasi -57° 10′ 56.9″[1]
Jarak4 900 ly
Magnitudo semu (V)8.5
Dimensi semu (V)8 to 10
Rasi bintangRasi Centaurus
SebutanHe2-74 / Hen 2-74 / Sa2-81 / PK 294+4.1 / PN G294.6+04.7 /
ESO 170-1[1]
Lihat pula: Daftar nebula

NGC 3918 adalah sebuah nebula planeter yang teletak di rasi bintang Rasi Centaurus, yang dijuluki "Planet Biru" atau "Bintang selatan". NGC 3918 adalah nebula planeter di sebelah selatan yang paling terang. Nebula ini ditemukan oleh Sir John Herschel pada Maret 1834, dan mudah terlihat menggunakan teleskop kecil. Diameter lingkar atau sedikit ovalnya secara teleskopis adalah antara 8 sampai 10 parsec, meskipun bila dilihat dengan lebih jauh diameternya 19 sampai 20 parsec. Yang lebih mengejutkan adalah keindahan warna birunya yang kaya yang telihat menyerupai warna Neptunus yang diambil oleh Voyager 2 pada 1989.

Spektroskopi memperlihatkan bahwa NGC 3918 mendekati kita dengan kecepatan 17±3.0 kilometer perdetik, sedangkan nebulositasnya berkembang dengan kecepatan 24 kilometer perdetik. Pusat bintangnya memiliki magnitudo 15.7B, dan tetap tidak dapat dilihat dengan pengamatan mata telanjang.

Jaraknya diperkirakan 1.5 kpc.

Referensi

  1. 1 2 3 "SIMBAD Astronomical Database". Results for NGC 3918. Diakses tanggal 2007-04-20.

Lihat Juga

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan