Senin, 19 Oktober 2026
21:58 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Myxogastria

Myxogastria

Bagikan:
Myxogastria
250px-Badhamia_utricularis_mature.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Badhamia utricularis (Physarales)
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Subfilum:
Infrafilum:
Kelas:
Myxogastria

Macbride, 1899
Ordo
Sinonim
  • Myxomycota sensu Alexopoulos et al., 1996
  • Myxomycetes Link 1833, sensu Webster & Weber, 2007
Artikel takson sembarang

Myxogastria adalah kelas jamur lendir yang memiliki 5 ordo, 14 famili, 62 genera, dan 888 spesies.[1] Myxogastria lebih dikenal sebagai myxomycota atau jamur lendir sejati.[2]

Pada tahun 1868, Ernst Haeckel menempatkannya ke dalam kerajaan Protista. Tahun 1960, Martin & Martin menempatkan myxogastria ke dalam sub-divisi khusus yang disebut myxomycotina, hal tersebut juga dilakukan oleh Constantine John Alexopoulos pada tahun 1969. Hasil investigasi terbaru menunjukkan asal-muasal myxogastria dari protostelid.[2]

Deskripsi

Myxogastria adalah jamur lendir sejati, yang sebelumnya dianggap fungi. Mereka menghasilkan tubuh buah yang menyerupai tubuh buah pada fungi.[3]

Pada tahun 2005, Anna Maria Fiore-Donno dan ilmuwan lainnya mengusulkan tiga grup untuk masuk ke dalam myxogastria, yaitu Echinosteliales, Liceales dan Trichiales, and Physarales dan Stemonitales. Echinosteliales memiliki paling banyak kesamaan dengan Protostelida. Keduanya memiliki spora tidak berpigmen atau hanya memiliki sedikit pigmen. Liceales dan Trichiales memiliki spora yang bening dan berpigmen. Physarales dan Stemonitales memiliki spora gelap.[3]

Habitat dan ekologi

Myxogastria kebanyakan hidup sangat tersembunyi. Namun, hadir di semua tempat di mana ada bahan organik yang membusuk. Ia dapat ditemui di hutan hujan tropis, gurun, hingga tundra Arktika.[4] Selain itu, ada beberapa spesies yang hidup di lingkungan berair. Mereka berasal dari genus Didymium, Physarum, Perichaena, Licea, Comatricha, Arcyria, dan beberapa plasmodia tak berbuah.[5]

Myxogastria memiliki peran dalam siklus karbon, mereka membantu menguraikan tanaman yang membusuk.[3]

Daur hidup

Myxogastria memiliki dua tahap daur hidup. Pertama, tahap yang terdiri dari amuba uninukleat, dan yang kedua yaitu tahap yang terdiri dari struktur multinukleat yang disebut plasmodium.[3]

Tahap plasmodium adalah uniseluler; tahap massa sitoplasma. Untuk memasuki tahap tersebut, sel-sel berkumpul dan melebur sepenuhnya untuk membentuk sel tunggal. Sel-sel individual hanya akan berkumpul setelah fusi gamet, yang membentuk sel diploid. Myxogastria akan menghasilkan tubuh buah yaitu spora. Spora ini bisa halus, tetapi biasanya berornamen. Ornamen tersebut dapat berupa duri, kutil, atau punggung bukit. Spora disebarkan oleh angin atau serangga, yang kemudian berkecambah untuk menghasilkan lebih banyak sel uninukleat.[3]

Referensi

  1. ↑ Kirk PM, Cannon PF, Minter DW, Stalpers JA (2008). Dictionary of the Fungi. Wallingford: CABI. hlm. 765. ISBN 978-0-85199-826-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. 1 2 Olive, Lindsay (1975). The Mycetozoans (dalam bahasa Inggris). New York: Academic Press. hlm. 99. ISBN 978-0-323-15673-8.
  3. 1 2 3 4 5 "Myxogastria - microbewiki". microbewiki.kenyon.edu. Diakses tanggal 12 Januari 2020.
  4. ↑ K., Novozhilov Yuri; Martin, Schnittler; Innav, Zemlianskaia; A, Fefelov Konstantin (2000). "Biodiversity of plasmodial slime moulds (Myxogastria): measurement and interpretation". Protistology. 1 (4): 161–178. ISSN 1680-0826.
  5. ↑ Lindley, Lora; Stephenson, Steven; Spiegel, Frederick (2007). "Protostelids and myxomycetes isolated from aquatic habitats". Mycologia (dalam bahasa Inggris). 99 (4): 504–509.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan