Minggu, 01 November 2026
13:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Myrmecodia pendens

Bagikan:
Myrmecodia pendens
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Rubiaceae
Genus: Myrmecodia
Spesies:
M. pendens
Nama binomial
Myrmecodia pendens
Sinonim

Myrmecodia pendans

Myrmecodia pendens atau disebut longkong di Papua adalah salah satu spesies sarang semut (genus Myrmecodia), keluarga Rubiaceae. Sarang semut ini biasanya menempel pada tumbuhan inang untuk bertahan hidup. Tumbuhan ini berasal dari Papua. Salah satu tempat persebarannya adalah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.[1]

Tumbuhan ini diketahui kaya akan senyawa aktif flavonoid, tokoferol, fenolik dan mineral penting seperti Kalsium (Ca), natrium (Na), kalium (K), Seng (Zn), Besi (Fe), Fosfor (P) dan Magnesium (Mg) dan senyawa lainnya yang berguna sebagai antioksidan dan antikanker. Tumbuhan ini digunakan secara tradisional di Malaysia dan Indonesia sebagai pengobatan alternatif untuk kanker dan tumor, khususnya di payudara, hati, paruparu, ovarium, dan otak. Selain itu, tumbuhan ini juga dapat digunakan untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah.[2] Ekstrak rimpangnya dimanfaatkan untuk mengobati penyakit jantung.

Referensi

  1. ↑ Mabe -, Juliana; Simbala, Herny E. I.; Koneri -, Roni (2016-10-12). "Identifikasi Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Suku Dani Di Kabupaten Jayawijaya Papua". Jurnal MIPA (dalam bahasa Inggris). 5 (2): 103–107. doi:10.35799/jm.5.2.2016.13512. ISSN 2302-3899.
  2. ↑ Kurniawati, Evy; Sianturi, Christine Yohana (2016-09-01). "Manfaat Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Terapi Antidiabetes". Jurnal Majority (dalam bahasa American English). 5 (3): 38–42. ISSN 2337-3776.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan