Rabu, 07 Oktober 2026
11:19 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Myanmar Now

Bagikan:
Myanmar Now
IndustriAgensi berita
DidirikanAugust 2015;11 tahun lalu (August 2015)
Kantor pusat,
Wilayah yang dilayani
Myanmar
Tokoh kunci
Swe Win, Kepala Penyunting
Jumlah karyawan
30 (2019)
Situs webwww.myanmar-now.org

Myanmar Now adalah sebuah agensi berita yang berbasis di Myanmar (Burma). Para jurnalis Myanmar Now menerbitkan artikel-artikel dwi-bahasa Burma dan Inggris pada portal berita daring eponim. Agensi tersebut menyediakan sinfikasi bebas sepanjang belahan negara tersebut, dengan jaringan distribusi ke lebih dari 50 outlet media nasional dan lokal yang giat menerbitkan kembali cerita-ceritanya.[1] Pada September 2019, Myanmar Now memiliki jumlah pembaca lebih dari 350.000, dengan tim 30 jurnalis.[2] Agensi berita tersebut dikenal karena laporan mendalam terhadap maslaah-masalah berdampak tinggi, yang meliputi korupsi, buruh anak-anak, hak asasi manusia dan keadilan sosial.[3][4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Foundation, Thomson Reuters. "Myanmar Now". Thomson Reuters Foundation. Diakses tanggal 2021-02-05.{{cite web}}: |first= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "'Truth, justice, love': Ko Swe Win on journalism in times of repression". Rappler (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-13. Diakses tanggal 2021-02-05.
  3. ↑
  4. ↑ "Myanmar journalist Swe Win one of the winners of the Ramon Magsaysay Award". Mizzima. 30 Agustus 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-20.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan