Minggu, 04 Oktober 2026
18:53 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Mustakaweni

Bagikan:

Dewi Mustakaweni adalah putri Prabu Niwatakawaca, raja negara Manikmantaka dengan permaisuri Dewi Sanjiwati. Ia mempunyai kakak kandung bernama Nilarudraka, yang menjadi raja di negara Tegalparung.

Walau ayahnya raksasa, Dewi Mustakaweni berwujud manusia biasa dan berwajah cantik. Berwatak pemberani, berjiwa prajurit dan pandai menggunakan senjata panah layaknya Srikandi. Selain sakti, Dewi Mustakaweni juga memiliki Aji Kamayan, yang dapat beralih rupa sesuai yang dikehendakinya.

Atas perintah kakaknya, Prabu Nilarudraka, Dewi Mustakaweni pernah mencuri pusaka keluarga Pandawa, Jamus Kalimasada. Dengan beralih rupa menjadi Gatotkaca palsu, Dewi Mustakaweni berhasil mengelabuhi dan mengalahkan Dewi Srikandi.

Tapi usaha pencurian Jamus Kalimasada itu akhirnya dapat digagalkan oleh Bambang Prabakusuma (Bambang Priyambada), putera Arjuna dengan Dewi Supraba. Bahkan Dewi Mustakaweni jatuh cinta pada Bambang Priyambada, dan bersedia menjadi istrinya. Dari pernikahannya dengan Bambang Priyambada, ia dikaruniai seorang putra bernama Raden Priyamtaka.

Akhir hidupnya dikisahkan bahwa Dewi Mustakaweni gugur bersama suaminya, membela para Pandawa saat pecahnya Perang Baratayudha.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan