Muslim bin Aqil | |
|---|---|
| مُسْلِم بن عَقِيل | |
| Meninggal | 680 |
| Pasangan menikah | Ruqayyah binti Ali |
| Anak | Abdullah Ali Muslim Abdul Aziz Muhammad |
| Ayah | Aqil bin Abi Thalib |
| Tanda panggil | Abu Dawud |
Muslim bin Aqil al-Hasyimi (bahasa Arab:مُسْلِم بن عَقِيل الْهَاشِمِي) adalah salah seorang anggota Bani Hasyim yang termasuk dalam kalangan tabi'in. Muslim merupakan utusan Husain bin Ali yang dikirim ke Kufah untuk mengambil baiat dari penduduknya yang menyatakan dukungan kepada Husain. Namun, mereka kemudian mengkhianatinya sehingga Muslim dijatuhi hukuman mati oleh gubernur Kufah, Ubaidullah bin Ziyad.
Biografi
Nama lengkapnya adalah Abu Dawud Muslim bin Aqil bin Abi Thalib al-Hasyimi.[1] Ia merupakan anggota Bani Hasyim[2] dan putra Aqil bin Abi Thalib dari seorang ibu yang berasal dari suku Nabatea.[3][4] Ia juga merupakan sepupu Husain bin Ali.[5] Muslim digambarkan sebagai sosok yang bijaksana, berilmu, dan pemberani.[2] Ia sempat bertemu dengan sejumlah sahabat Nabi Muhammad sehingga termasuk dalam golongan tabi'in.[1]
Muslim bin Aqil pada awalnya tinggal di Makkah hingga Husain bin Ali mengutusnya ke Kufah untuk memastikan keadaan di sana setelah menerima ribuan surat dari penduduk Kufah yang mengajaknya berbaiat.[2] Setibanya di Kufah, Muslim menerima baiat dari 12.000 orang (atau menurut riwayat lain, 18.000 orang), lalu mengirim surat kepada Husain untuk meyakinkannya bahwa penduduk Kufah setia kepadanya. Namun, para pengikut yang telah berbaiat kepadanya kemudian mengkhianatinya. Muslim akhirnya ditangkap lalu dijatuhi hukuman mati oleh gubernur Kufah yang baru diangkat, Ubaidullah bin Ziyad, atas perintah Khalifah Yazid bin Muawiyah.[5]
Keturunan
Muslim memiliki beberapa anak, di antaranya Abdullah, Ali, Muslim, Abdul Aziz, dan Muhammad. Mereka merupakan anak-anaknya dari Ruqayyah binti Ali, putri Ali bin Abi Thalib, yang juga merupakan paman Muslim.[4][6] Salah satu putranya, Abdullah bin Muslim, menjadi pendukung Husain dan terbunuh bersamanya dalam Pertempuran Karbala.[7]
Warisan
Muslim dikenal sebagai orang yang memiliki kemiripan dengan Nabi Muhammad. Abu Hurairah pernah berkata, "Aku tidak melihat seorang pun dari keturunan Abdul Muthalib yang lebih mirip dengan Nabi Muhammad selain Muslim bin Aqil."[1][8]
Dalam serial Muawiyah, Hasan dan Husain (معاوية والحسن والحسين) yang berasal dari Suriah dan dirilis pada tahun 2011, tokoh Muslim bin Aqil diperankan oleh aktor Hicham Bahloul.[9]
Referensi
- 1 2 3 Ibnu Hibban. Kitab Ats-Tsiqat oleh Ibnu Hibban – Muslim bin Aqil (dalam bahasa Arab). Vol. 5. hlm. 391.
{{cite book}}:|website=diabaikan - 1 2 3 Khairuddin Az-Zirikli. Kitab Al-A'lam Az-Zirikli – Muslim bin Aqil (dalam bahasa Arab). Vol. 7. hlm. 222. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-06-04. Diakses tanggal 2025-05-14.
{{cite book}}:|website=diabaikan - ↑ Ibnu Qutaibah. Kitab al-Ma'arif – Ali bin Abi Thalib (dalam bahasa Arab). Vol. 1. hlm. 203. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-18. Diakses tanggal 2025-05-15.
{{cite book}}:|website=diabaikan - 1 2 Ibnu Qutaibah. Kitab al-Ma'arif – Ali bin Abi Thalib (bagian kedua) (dalam bahasa Arab). Vol. 1. hlm. 204. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-05-22. Diakses tanggal 2025-05-14.
{{cite book}}:|website=diabaikan - 1 2 Prof. Dr. Abdussyafi Muhammad Abdul Lathif. Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Bani Umayyah (Bukel). Pustaka Al-Kautsar. hlm. 582–583.
- ↑ Mush'ab az-Zubairi. Kitab Nasab Quraisy (dalam bahasa Arab). hlm. 45.
{{cite book}}:|website=diabaikan - ↑ "الكامل في التاريخ >> ثم دخلت سنة إحدى وستين" [Al-Kamil fi at-Tarikh – Peristiwa tahun enam puluh satu]. www.islamweb.net (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-18. Diakses tanggal 2022-07-18.
- ↑ At-Tarikh al-Kabir oleh al-Bukhari volume 7 halaman 266
- ↑ "طاقم العمل: مسلسل - الحسن والحسين - 2011". elcinema.com (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-22. Diakses tanggal 2021-10-19.
| Internasional | |
|---|---|
| Lain-lain | |