Sabtu, 31 Oktober 2026
02:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Museum Nasional Brasil

Museum Nasional Brasil

museum di Brasil

Bagikan:

22°54′20.40″S 43°13′33.98″W / 22.9056667°S 43.2261056°W / -22.9056667; -43.2261056

Museum Nasional Brasil
250px-Fachada_do_Museu_Nacional_da_UFRJ_-_S%C3%A3o_Crist%C3%B3v%C3%A3o%2C_Rio_de_Janeiro.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fasad Museum Nasional
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Museum_Nasional_Brasil&revid=29907151&groups=_a67c607e9c5237d3fe7fb210c2ca45aaed5f7125&parser=parsoid
Didirikan1818
LokasiQuinta da Boa Vista di Rio de Janeiro, Brasil
Koordinat22°54′21″S 43°13′34″W / 22.9058°S 43.2261°W / -22.9058; -43.2261
Jenisarkeologi, etnologi, sejarah alam
Situs webwww.museunacional.ufrj.br

Museum Nasional Brasil (bahasa Portugis:Museu Nacional) merupakan sebuah gabungan antara museum dan institusi riset, yang terletak di taman Quinta da Boa Vista di kota Rio de Janeiro, Brasil, dan berada di dalam Paço de São Cristóvão (Istana Santo Kristoforus). Istana ini berfungsi sebagai tempat tinggal bagi Keluarga Kerajaan Portugis antara tahun 1808 dan 1821, kemudian Keluarga Kekaisaran Brasil antara tahun 1822 dan 1889, dan juga menjadi gedung untuk Majelis Konstituante Republik dari tahun 1889 hingga 1891, sebelum ditetapkan untuk difungsikan sebagai museum pada tahun 1892. Bangunan ini telah terdaftar sebagai Warisan Nasional Brasil sejak tahun 1938.[1]

Sejarah

Museum Nasional didirikan oleh Raja Portugal, João VI dari Portugal (1769–1826) pada tahun 1818 dengan nama Museum Kerajaan, yang merupakan inisiatif untuk menstimulasi penelitian ilmiah di Brasil, yang pada saat itu merupakan koloni yang liar dan belum diteliti. Museum ini menampung spesimen hewani dan botani, terutama burung, yang membuat bangunan lama di pusat kota Rio de Jeneiro tempat menyimpan koleksi tersebut sebagai "Rumah Burung-burung".

250px-Pa%C3%A7o_de_S%C3%A3o_Crist%C3%B3v%C3%A3o.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
The former Istana Kerajaan tempat Museum NAsional berada
250px-MuseuNacional1870.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Museum Nasional pada lokasi pertamanua di Campo de Sant'Anna, yang sekarang merupakanPraça da República, gambar berasal dari tahun 1870

Pada tahun 1946, pengelolaan museum diberikan kepada Universitas Brazil, yang sekarang menjadi Universitas Negeri Rio de Jeneiro. Para peneliti menempati kantor dan laboratorium mereka pada bagian dalam istana kerajaan, dan bangunan lain didirikan sebagai Kebun Botani (Horto Florestal), di Taman Quinta da Boa Vista. Di bangunan tersebut terdapat perpustakaan ilmiah terbesar di Rio de Jeneiro. Pada saat ini, Museum ini menawarkan gelar akademis untuk antropologi dan sosiologi, Botani, Geologi dan Paleontologi, dan Zoologi.

Koleksi

Museum ini menyimpan salah satu koleksi terbesar mengenai Amerika, termasuk diantaranya hewan, serangga, mineral, koleksi peralatan masyarakat pribumi, mumi dan artefak arkeologi dari Mesir dan Amerika Selatan, meteorit, fosil, dan banyak benda lainnya.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Museu Nacional – UFRJ" (Dokumen) (dalam bahasa Portugis). Museus do Rio.{{cite document}}: Parameter tidak dikenal |access-date= diabaikan; Parameter tidak dikenal |archive-date= diabaikan; Parameter tidak dikenal |archive-url= diabaikan; Parameter tidak dikenal |url-status= diabaikan; Parameter tidak dikenal |url= diabaikan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan