Jumat, 02 Oktober 2026
08:09 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Mullerornis

Mullerornis

Bagikan:
Mullerornis
Rentang waktu: Quaternary
250px-Mullerornis_agilis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi seniman
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Infrakelas: Palaeognathae
Ordo: †Aepyornithiformes
Genus: †Mullerornis
Milne-Edwards & Grandidier 1894
Spesies tipe
Mullerornis betsilei
Milne-Edwards & Grandidier 1894
Species
  • M. modestus (Milne-Edwards & Grandidier, 1869) Hansford & Turvey 2018
250px-Mullerornis_map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Madagaskar menunjukkan lokasi spesimen-spesimej yang telah ditemukan
Sinonim
  • Flacourtia Andrews 1895
  • Aepyornis modestus Milne-Edwards & Grandidier 1869
  • Mullerornis agilis Milne-Edwards & Grandidier, 1894
  • Mullerornis betsilei Milne-Edwards & Grandidier, 1894
  • Mullerornis rudis Milne-Edwards & Grandidier, 1894[1]
  • Flacourtia rudis (Milne-Edwards & Grandidier 1894) Andrews 1895
  • ?Mullerornis grandis Lamberton 1934
Artikel takson sembarang

Mullerornis modestus adalah sebuah spesies burung gajah punah, dan menjadi satu-satunya anggota genus Mullerornis.

250px-Mullerornis_modestus_pareja.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi M. modestus mengeram di pagi hari

Mullerornis lebih kecil daripada Aepyornis yang lebih terkenal[2][3] dengan berat kurang lebih 80 kilogram (180 pon).[4]

Taksonomi

Genus ini dinamai bedasarkan Georges Muller, seorang penjelajah Prancis, yang dibunuh pada 1892 oleh Orang Sakalava.

Sinonim Mullerornis modestus

  • Mullerornis betsilei Milne-Edwards & Grandidier, 1894[5] (Burung gajah betsileo)
  • Mullerornis agilis Milne-Edwards & Grandidier, 1894 (Burung gajah pesisir)
  • Mullerornis rudis Milne-Edwards & Grandidier, 1894[1] (Burung gajah besar)
  • ?Mullerornis grandis Lamberton 1934 (holotipe-nya hancur termakan api pada 1995)

Referensi

  1. 1 2 Davies, S. J. J. F. (2003)
  2. ↑ Burney, et al. (1997), p. 763
  3. ↑ MacPhee, et al. (1985), table II
  4. ↑ Grealy, Alicia; Miller, Gifford H.; Phillips, Matthew J.; Clarke, Simon J.; Fogel, Marilyn; Patalwala, Diana; Rigby, Paul; Hubbard, Alysia; Demarchi, Beatrice; Collins, Matthew; Mackie, Meaghan; Sakalauskaite, Jorune; Stiller, Josefin; Clarke, Julia A.; Legendre, Lucas J. (2023-02-28). "Molecular exploration of fossil eggshell uncovers hidden lineage of giant extinct bird". Nature Communications (dalam bahasa Inggris). 14 (1): 914. Bibcode:2023NatCo..14..914G. doi:10.1038/s41467-023-36405-3. ISSN 2041-1723. PMC 9974994. PMID 36854679.
  5. ↑ Julian P. Hume; Michael Walters (2012). Extinct birds. T&AD Poyser. hlm. 544. ISBN 978-1408158616.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan