Selasa, 13 Oktober 2026
04:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Burung gajah

Burung gajah

Bagikan:
Burung gajah
Rentang waktu: Kuarter
250px-Elephant_Bird_Egg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Telur dari Burung gajah
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Aepyornithiformes

Famili:
†Aepyornithidae

(Bonaparte, 1853)[1]
Genera
Artikel takson sembarang

Burung gajah merupakan famili punah dari burung darat besar yang tak mampu terbang. Anggota famili ini hanya dapat ditemukan di Madagaskar. Famili ini memiliki dua genera, yaitu Aepyornis dan Mullerornis, dan tujuh spesies. Kedua genera punah karena diburu manusia, seperti beberapa burung darat lainnya.[2]

Burung gajah sudah punah sejak abad ke-17. Étienne de Flacourt, gubernur Prancis di Madagaskar pada 1640-an hingga 1650-an, mencatat adanya beberapa penampakan burung gajah. Aepyornis, salahsatu dari beberapa burung terbesar, memiliki tinggi 3 meter (10 ft) dan berat 400 kg (880 lb).[3] Sisa dari telur Aepyornis beserta fosilnya sudah ditemukan. Telur ini memiliki diameter 1 meter (3 ft) dan panjang 34 sentimeter (13 in),[4] dengan volume 160 kali lebih besar daripada telur ayam.[5]

Referensi

  1. 1 2 Brands, S. (2008)
  2. ↑ Ellis, Richard (2004). No turning back: the life and death of animal species. New York: Harper Perennial. hlm. 102. ISBN 0-06-055804-0.
  3. ↑ Davies S.J.J.F. 2003. Elephant birds. In Hutchins, Michael. Grzimek's Animal Life Encyclopedia. 2nd ed, Gale, Farmington Hills, MI. p103. ISBN0-7876-5784-0.
  4. ↑ Mlíkovsky J. 2003. Eggs of extinct aepyornithids (Aves: Aepyornithidae) of Madagascar: size and taxonomic identity. Sylvia, 39: 133–138.
  5. ↑ Hawkins A.F.A. and Goodman S.M. 2003. In Goodman, S.M. and Benstead, J.P. (eds). The Natural History of Madagascar. University of Chicago Press. p1026
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan