Senin, 28 September 2026
06:02 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Muhammad bin Ja'far bin Abi Thalib

Muhammad bin Ja'far bin Abi Thalib
محمد بن جَعفَر بن أبي طالِب
Lahir
Meninggal657
Penyebab kematian
Terbunuh dalam Pertempuran Shiffin
Pasangan menikahUmmu Kultsum binti Ali
Ayah
Tanda panggilAbu al-Qasim

Abu al-Qasim Muhammad bin Ja'far bin Abi Thalib (bahasa Arab:أبو القاسِم محمد بن جَعفَر بن أبي طالِب; meninggal 657) adalah salah satu sahabat Nabi yang berasal dari Bani Hasyim.[1] Ia merupakan putra dari Ja'far bin Abi Thalib dan ibunya yang bernama Asma' binti Umais berasal dari kabilah Bani Khats'am.[2] Ia menikahi sepupunya, Ummu Kultsum binti Ali, putri Ali bin Abi Thalib, setelah sebelumnya menjadi istri dari Khalifah Umar bin Khattab lalu Aun bin Ja'far saudaranya.[3]

Muhammad bin Ja'far lahir di Habasyah pada masa kenabian Muhammad.[4] Kedua orang tuanya bersama kaum muslimin lainnya berhijrah ke Habasyah untuk menghindari penyiksaan kaum Quraisy.[5]: 196 [6] Kedua saudara kandungnya, Abdullah dan Aun, juga lahir di sana.[5]: 196  Menurut sejarawan Muhammad bin Habib dalam karyanya, Kitāb al-Muḥabbar, Muhammad bin Ja'far merupakan orang pertama dari kalangan Muhajirin yang bernama Muhammad.[4] Adapun dari kalangan Anshar, orang pertama yang bernama Muhammad adalah Muhammad bin al-Jadd bin Qais al-Anshari.[7]

Setelah Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah, Muhammad termasuk di antara para pendukungnya dalam Pertempuran Shiffin melawan Muawiyah bin Abu Sufyan.[1][8] Abdullah bin Ja'far juga mendukung Ali dan menjadi salah seorang komandannya.[9] Dalam pertempuran tersebut, Muhammad tewas setelah berduel dengan Ubaidullah bin Umar, putra Umar yang berada di pihak Muawiyah. Keduanya gugur dalam duel tersebut.[4]

Referensi

  1. 1 2 Khairuddin Az-Zarkali. Al-A'lam Az-Zarkali – Muhammad bin Ja'far (dalam bahasa Arab). Vol. 6. hlm. 69. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-10-27. Diakses tanggal 2024-02-07.{{cite book}}: |website= diabaikan
  2. ↑ Abu Ahmad Al-Hakim. Kitab al-Asami wa al-Kuna Abu Ahmad Al-Hakim (dalam bahasa Arab). Vol. 1. hlm. 65. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-06. Diakses tanggal 2024-02-07.{{cite book}}: |website= diabaikan
  3. ↑ Muhammad bin Habib al-Baghdadi (1942), المحبر (dalam bahasa Arab), Hyderabad: Dāʼirat al-Maʻārif al-ʻUthmānīyah, hlm. 437, OCLC 4771198001, Wikidata Q121009112
  4. 1 2 3 Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah - Muhammad bin Ja'far (dalam bahasa Arab). Vol. 6. hlm. 7. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-10-07. Diakses tanggal 2024-11-14.{{cite book}}: |website= diabaikan
  5. 1 2 Muhammad bin Sa'ad. Kitab al-Tabaqat al-Kabir vol. 8. Diterjemahkan oleh Bewley, A. (1995). The Women of Madina. London: Ta-Ha Publishers.
  6. ↑ Dr. Riyadh Hasyim Hadi. Sirah Nabawiyah Riwayat Imam Al-Bukhari (Bukel) (dalam bahasa Melayu). Pustaka Al-Kautsar. hlm. 70. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-02-07. Diakses tanggal 2024-02-07.
  7. ↑ Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah - Muhammad bin al-Jadd bin Qais al-Anshari (dalam bahasa Arab). Vol. 6. hlm. 6. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-10-07. Diakses tanggal 2024-11-16.{{cite book}}: |website= diabaikan
  8. ↑ (Arab) Dr. Abdel Salam al-Termanini, "Peristiwa sejarah Islam dalam urutan tahun (أحداث التاريخ الإسلامي بترتيب السنين): Bagian Pertama dari tahun 1 H sampai tahun 250 H", jilid pertama (dari tahun 1 H sampai tahun 131 H), Dar Thalas, Damaskus.
  9. ↑ Khairuddin Az-Zarkali. Al-A'lam Az-Zarkali – Abdullah bin Ja'far (dalam bahasa Arab). Vol. 4. hlm. 78. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2026-07-17. Diakses tanggal 2026-07-18.{{cite book}}: |website= diabaikan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan