Muhammad al-Asghar bin Ali | |
|---|---|
| محمد الأصغر بن علي | |
| Meninggal | 680 |
Penyebab kematian | Terbunuh dalam Pertempuran Karbala |
| Nama lain | Muhammad al-Asghar[1] |
| Ayah | Ali bin Abi Thalib |
Muhammad bin Ali bin Abi Thalib (bahasa Arab:مُحَمَّد بن عَلِيّ بن أَبِي طَالِبٍ),[2] yang dikenal sebagai Muhammad al-Asghar bin Ali (bahasa Arab:محمد الأصغر بن علي), adalah putra Ali bin Abi Thalib dari seorang budak-selir (umm walad, أم ولد).[3] Tidak banyak yang diketahui tentang riwayat hidupnya. Ia dijuluki al-Asghar untuk membedakannya dari kedua saudaranya yang juga bernama Muhammad, yaitu Muhammad al-Akbar (Muhammad bin al-Hanafiyah) dan Muhammad al-Ausath.[1]
Muhammad al-Asghar turut serta bersama saudara seayahnya, al-Husain bin Ali, dalam Pertempuran Karbala dan terbunuh bersamanya.[3] Seorang laki-laki dari Bani Aban bin Darim, salah satu cabang suku Bani Tamim,[4] memanahnya, kemudian membunuh dan memenggal kepalanya sebelum membawanya pergi.[2]
Referensi
- 1 2 Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi. Biografi Ali bin Abi Thalib. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 30. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-03. Diakses tanggal 2022-03-03.
- 1 2 Ibnu Jarir ath-Thabari. Tarikh ath-Thabari – Nama-nama orang yang terbunuh bersama Husain dari Bani Hasyim (dalam bahasa Arab). Vol. 5. hlm. 449.
{{cite book}}:|website=diabaikan - 1 2 "الكامل في التاريخ >> ثم دخلت سنة إحدى وستين" [Al-Kamil fi at-Tarikh – Peristiwa tahun enam puluh satu]. islamweb.net (dalam bahasa Arab). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-07-18. Diakses tanggal 2022-07-18.
- ↑ Ibnu Hazm. Jamharah Ansab al-Arab – Bani Aban bin Darim bin Malik bin Hanzhalah bin Malik bin Zaid Manah bin Tamim (dalam bahasa Arab). hlm. 229. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-22. Diakses tanggal 2025-05-30.
{{cite book}}:|website=diabaikan