Senin, 28 September 2026
16:14 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Muhammad V dari Kelantan

Muhammad V dari Kelantan

Sultan Kelantan

Muhammad V
Yang di-Pertuan Agong XV
Sultan Kelantan
250px-Sultan_Muhammad_V_2017_%28AI_clear_image_01%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sultan Muhammad V dari Kelantan
Yang di-Pertuan Agong Malaysia
Berkuasa13 Desember 2016 – 6 Januari 2019
Penobatan24 April 2017
PendahuluAbdul Halim
PenerusAbdullah
Perdana Menteri
Lihat daftar
Sultan Kelantan
Berkuasa13 September 2010 – sekarang
PendahuluIsmail Petra
Pewaris takhtaFakhry Petra
Menteri Besar
LahirMuhammad Farris Petra ibni Ismail Petra
06 Oktober 1969 (umur 56)
Istana Batu, Kota Bharu, Kelantan, Malaysia[a]
AyahSultan Ismail Petra Ibni Sultan Yahya Petra
IbuTengku Anis Binti Tengku Abdul Hamid
Istri
  • * 1.
    Tengku Zubaidah binti Tengku Nuruddin (née Kangsadal Pipitpakdee)
    ​
    ​
    (m. 2004;c. 2008)​
  • * 2.
    ​
    ​
    (m. 2010)​
  • * 3.
    ​
    ​
    (m. 2018;c. 2019)​
  • * 4.
    Che' Puan Brittany Poter
    ​
    ​
    (m. 2024)​
KeturunanTidak ada yang diumumkan maupun diperkenalkan oleh pihak Istana Kelantan (meskipun Oksana memiliki putra dari pernikahannya)
Nama lengkap
Tengku Muhammad Faris Petra ibni Tengku Ismail Petra
Nama takhta
Sultan Muhammad V
WangsaWangsa Long Senik
AgamaIslam Sunni
Tanda tanganMuhammad V
120px-Coat_of_arms_of_Kelantan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
HRH Sultan Muhammad V

HRH Raja Perempuan Tengku Anis, Ibu Sultan

Sultan Muhammad V ibni Sultan Ismail Petra II (Jawi: سلطان محمد کليما; lahir 6 Oktober 1969) adalah Sultan Kelantan ke-29 sejak September 2010 dan Yang di-Pertuan Agong ke-15 dari Desember 2016 hingga pengunduran dirinya pada Januari 2019.

Ia ditabalkan menjadi Sultan Kelantan pada 13 September 2010, menggantikan ayahnya, Sultan Ismail Petra, yang turun takhta akibat masalah kesehatannya. Sultan Muhammad V ditabalkan menjadi Yang di-Pertuan Agong pada 13 Desember 2016. Ia menjadi Yang di-Pertuan Agong pertama yang mengundurkan diri pada masa jabatannya, pada tanggal 6 Januari 2019, sementara masa jabatannya seharusnya selesai pada 12 Desember 2021.

[1]

Tengku Mahkota

Muhammad Faris Petra telah bertahta sebagai Tengku Mahkota Kelantan pada Oktober 1985. Pada 24 Mei 2009, ia kemudian diangkat sebagai Pemangku Sultan Kelantan, setelah ayahnya Sultan Ismail Petra ibni al-Marhum Sultan Yahya Petra mendapatkan perawatan susulan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Pendidikan dan Karier

Dia mendapat pendidikan awal di Kota Baru, Kelantan dan di Kuala Lumpur dan seterusnya di Oakham School Rutland, Inggris, hingga 1989 sebelum melanjutkan pendidikan dalam bidang Kajian Diplomatik di Sekolah Tinggi St. Cross dan Oxford Centre for Islamic Studies sehingga 1991.

Dia juga turut terlibat dalam berbagai organisasi sosial dan olahraga dan juga aktif berperan dalam organisasi terkait dengan keamanan dan militer. Dia telah diangkat sebagai Komandan 506 Askar Wataniah (Tentera Pengawal Perbatasan) berpangkat Brigedier Jenderal (Kehormatan).

Pemecatan Tengku Temenggong Kelantan

Tengku Muhammad Faris Petra, ‘memecat’ Tengku Muhammad Fakhry Sultan Ismail Petra dari Dewan Pemerintahan Istana Kelantan sekaligus jawatan Tengku Temenggung Kelantan. Tengku Muhammad Faris mengatakan Tengku Muhammad Fakhry telah rela melakukan perbuatan yang salah oleh merepresentasikan diri mereka sebagai memiliki kekuatan untuk bertindak atas nama Sultan Kelantan dalam hal-hal yang berkaitan dengan urusan negara, mengakibatkan pelanggaran hak-haknya. Tindakan Tengku Muhammad Fakhry telah menyebabkan kegelisahan dan kebingungan di kalangan masyarakat. Pemecatan Tengku Muhammad Fakhry adalah wajar dan jika ia terus menjawat jawatan tersebut akan menyebabkan konsekuensi serius ke Kesultanan Kelantan dan dampak administrasi.[2]

Nama dan gelar

Gelar bangsawan untuk
Muhammad V
250px-Coat_of_arms_of_Kelantan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gaya referensiKebawah Duli Yang Maha Mulia
Gaya penyebutanKebawah Duli Tuanku
Gaya alternatifTuanku
  • 6 Oktober 1969 – 30 Maret 1979: (Yang Amat Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Tengku Ismail Petra.[3]
  • 30 Maret 1979 – 6 Oktober 1985: (Yang Teramat Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Sultan Ismail Petra.[3]
  • 6 Oktober 1985 – 25 Mei 2009: (Yang Teramat Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Sultan Ismail Petra, Tengku Mahkota Kelantan.[3]
  • 25 Mei 2009 – 13 September 2010: (Yang Maha Mulia) Tengku Muhammad Faris Petra ibni Sultan Ismail Petra, Pemangku Raja Kelantan.[3]
  • 13 September 2010 – 12 Desember 2016: (Kebawah Duli Yang Maha Mulia) Sultan Muhammad V, Sultan Kelantan.[3]
  • 13 Desember 2016 – 6 Januari 2019: (Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda) Sultan Muhammad V, Yang di-Pertuan Agong XV.[4]
  • 6 Januari 2019 – sekarang: (Kebawah Duli Yang Maha Mulia) Sultan Muhammad V, Sultan Kelantan.

Penghargaan

Lihat juga Daftar penghargaan Keluarga Kerajaan Kelantan berdasarkan negara

Sultan Muhammad V telah menerima penghargaan:[3][5]

Penghargaan Kelantan

Sebagai Sultan Kelantan (sejak 13 September 2010):

  • 60px-MY-KEL_Royal_Family_Order_-_Star_of_Yunus_-_DK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Penerima (DK, 11 November 1986) dan Pemilik Pertama Darjah Kerabat Yang Amat Dihormati (Bintang Al-Yunusi)
  • 60px-MY-KEL_Order_of_the_Crown_of_Kelantan_-_Star_of_Muhammad.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dato' Seri Paduka (SPMK) dan Pemilik Pertama (sejak 13 September 2010) Darjah Kebesaran Mahkota Kelantan Yang Amat Mulia (Bintang Al-Muhammadi)
  • 60px-My-KEL_Order_of_the_Life_of_the_Crown_of_Kelantan_2006.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dato' Seri Paduka (SJMK) dan Pemilik Pertama (sejak 13 September 2010) Darjah Kebesaran Jiwa Mahkota Kelantan Yang Amat Mulia (Bintang Al-Ismaili)
  • 60px-My-KEL_Order_of_Loyalty_to_the_Crown_of_Kelantan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dato' Seri Paduka (SPSK) dan Pemilik Pertama (sejak 13 September 2010) Darjah Kebesaran Setia Mahkota Kelantan Yang Amat Terbilang (Bintang Al-Ibrahimi)
  • 60px-My-KEL_Gallant_Order_of_the_Crown_of_Kelantan_-_SPKK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dato' Seri Paduka (SPKK) Darjah Kebesaran Kshatria Mahkota Kelantan Yang Amat Perkasa (Bintang Al-Yahyawi, sejak 13 September 2010)
  • 60px-MY-KEL_Order_of_the_Most_Distinguished_and_Most_Valiant_Warrior_-_PYGP.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pemilik Pertama Darjah Pahlawan Yang Amat Gagah Perkasa Yang Amat Mulia (PYGP, sejak 13 September 2010)
  • 60px-Most_Loyal_Order_of_Services_to_the_Crown_of_Kelantan.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pemilik Pertama Pendiri (SPJK) Darjah Kebesaran Jasa Mahkota Kelantan (Bintang Al-Petrawi, sejak 11 November 2016)
  • 60px-MY-KEL_Silver_Jubilee_Medal_2004.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Medali Perayaan Perak (PJP, 30 Maret 2004)

Penghargaan Malaysia

  •  Malaysia:
  •  Johor:
    • 60px-Most_Esteemed_Royal_Family_Order_of_Johor_-_ribbon_bar.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Kelas I (DK I, 14 April 2011)
  •  Kedah
    • 60px-MY-KED_Royal_Family_Order_of_Kedah_%28DK%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Anggota Darjah Kerabat Yang Amat Mulia Kedah (DK, 26 Maret 2012)
  •  Negeri Sembilan:
    • 60px-MY-NEG_Royal_Family_Order_of_Negeri_Sembilan_-_DKNS.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Anggota Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati (DKNS, 13 Januari 2011)
  •  Perak:
    • 60px-MY-PERA_Royal_Family_Order_of_Perak_-_DK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Penerima Darjah Kerabat Diraja Yang Amat Dihormati (DK, 24 Juli 2011)
  •  Perlis:
    • 60px-MY-PERL_Perlis_Family_Order_of_the_Gallant_Prince_Syed_Putra_Jamalullail_-_DK.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Penerima Darjah Kerabat Perlis Baginda Tuanku Syed Putra Jamalullail Yang Amat Dihormati (DK, 19 Oktober 2011)
  •  Selangor:
    • 60px-MY-SEL_Royal_Family_Order_of_Selangor_-_DK_I.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Darjah Kerabat Selangor Yang Amat Dihormati KelasI (DK I, 5 Januari 2011)
  •  Terengganu
    • 60px-MY-TER_Family_Order_of_Terengganu_1st_class_-_DK_I.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Anggota Darjah Kebesaran Kerabat Terengganu Yang Amat Mulia Kelas I (DK I, 9 November 2014)

Penghargaan Luar Negeri

Catatan kaki

  1. ↑ Meskipun demikian, hari kelahiran resminya dirayakan setiap 11 November

Rujukan

Biografi ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Abdul Halim dari Kedah
Yang di-Pertuan Agong Malaysia
13 Desember 2016–6 Januari 2019
Diteruskan oleh:
Abdullah dari Pahang
Didahului oleh:
Sultan Ismail Petra
Sultan Kelantan
13 September 2010–sekarang
Petahana
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan