Muhammad Saleh | |
|---|---|
| Penjabat Bupati Luwu | |
| Masa jabatan 21 Februari 2024 –20 Februari 2025 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Gubernur | Bahtiar Baharuddin Zudan Arif Fakrulloh (Pj.) Fadjry Djufry (Pj.) |
| Pendahulu | Basmin Mattayang Sulaman (Plh.) |
| Pengganti | Patahuddin |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 7 Juli 1969 (umur 57) |
| Partai politik | Independen |
| Suami/istri | Hj. Aisyah Saleh |
| Almamater | Universitas Hasanuddin (Drs.) (M.Si) |
| Profesi | Birokrasi |
Muhammad Saleh (lahir 17 Juli 1969) merupakan seorang Birokrasi Indonesia yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Luwu, 2024-2025.[1][2]
Ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulawesi Selatan sejak 20 Juni 2022. Pada 21 Februari 2024, ia mendapatkan tugas tambahan dan dilantik sebagai Penjabat Bupati Luwu.[3] Setelah menyelesaikan masa tugasnya di Kabupaten Luwu, ia kembali aktif menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas PMD Sulawesi Selatan.[4] Selain itu, ia juga sempat dipercaya merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Sulawesi Selatan dari 21 Juli hingga 21 Oktober 2025.[5]
Riwayat pendidikan
Muhammad Saleh menempuh pendidikan dasarnya di SD Negeri 155 Lili Riattang, dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 1982. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah di SMP Negeri Lappariaja hingga lulus pada tahun 1985, serta SMA Negeri Lappariaja hingga tamat pada tahun 1988.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas, ia menempuh pendidikan tinggi dan berhasil meraih gelar Sarjana (Drs.).[6] ia melanjutkan studi pascasarjana ke program Magister Administrasi Pembangunan di Universitas Hasanuddin, dan resmi menyandang gelar magister pada tahun 2005.[7]
Riwayat karier
Muhammad Saleh mengawali rekam jejak birokrasinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone. Pada masa awal kariernya, ia pernah dipercaya mengemban posisi sebagai Sekretaris Camat Kahu dan kemudian bergeser sebagai Sekretaris Camat Kajuara.[8] Memasuki tahun 2001, ia ditunjuk menjabat sebagai Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bone, sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Camat Lappariaja pada tahun 2003. Rekam jejaknya di Kabupaten Bone mencapai posisi strategis saat ia dipercaya memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone.
Karier birokrasinya terus menanjak saat ia mulai bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pada tahun 2019, ia ditunjuk menjadi Sekretaris Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Sulawesi Selatan.[9] Setahun setelahnya, ia sempat dimutasi menjadi Kepala Bidang Sejarah dan Cagar Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan.
Pada 20 Juni 2022, Muhammad Saleh resmi dilantik menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulawesi Selatan. Ia mengemban tugas tambahan sebagai Penjabat Bupati Luwu selama satu tahun penuh, terhitung dari 21 Februari 2024 hingga 20 Februari 2025.[10] pacsa menyelesaikan penugasan di Kabupaten Luwu, ia ditarik kembali ke provinsi dan dipercaya merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Bappelitbangda Sulawesi Selatan mulai Juli 2025 dari 21 Juli hingga 21 Oktober 2025. Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulawesi Selatan, masih beliau menjabat.[8]
Kontroversi
Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN
Pada Oktober 2024, Muhammad Saleh resmi dilaporkan oleh Tim Hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto – Azhar Arsyad (DiA), ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan. Ia diduga melakukan kampanye terselubung yang menguntungkan salah satu pasangan calon saat menghadiri acara deklarasi netralitas kepala desa di Hotel Four Points, Makassar. Laporan tersebut juga mendapat sorotan dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulawesi Selatan yang mendesak Bawaslu untuk segera memeriksa Saleh demi menjaga integritas pemilu daerah.[11][12][13]
Dugaan Maladministrasi Penunjukan PLH Kepala BKPSDM
Pada November 2024, Muhammad Saleh menuai kritik tajam menyusul keputusannya menerbitkan Surat Perintah Pelaksana Harian untuk posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Luwu. Saleh menunjuk Asisten III Bidang Administrasi, Rahmat A. Parana, sebagai PLH setelah kepala definitif tersandung kasus hukum terkait netralitas Pilkada. Langkah ini dinilai oleh sejumlah aktivis dan praktisi hukum sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang atau maladministrasi yang melanggar Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Hal ini dikarenakan kepala BKPSDM definitif pada saat itu dilaporkan belum menerima surat pemberhentian sementara resmi secara prosedural birokrasi.[14][15]
Sorotan Anggaran Operasional dan Perjalanan Dinas
Selain isu netralitas dan mutasi jabatan, pada akhir masa jabatannya di tahun 2024, Saleh juga menghadapi sorotan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat terkait transparansi alokasi Biaya Operasional Penunjang (BOP) Kepala Daerah serta anggaran perjalanan dinas ke Jepang yang dianggap kontroversial ditinjau dari urgensi dan beban APBD daerah.[16][17]
Galeri
- foto resmi, menjadi penjabat Bupati Luwu 2024.
Referensi
- ↑ Thahir, Suwardi (2024-02-20). "Kadis PMD Sulsel, Muhammad Saleh Dilantik Jadi Pj Bupati Luwu". KABARIKA. Diakses tanggal 2026-09-26.
- ↑ "Mengenal Sosok M Saleh, Pj Bupati Luwu Orang Dekat Mantan Gubernur Sulsel". Tribun-timur.com. Diakses tanggal 2026-09-26.
- ↑ "Pj. Gubernur Sulsel Resmi Lantik Muh. Saleh sebagai Pj. Bupati Luwu". Media Center Kabupaten Luwu. 21 Februari 2024.
- ↑ "Dinas Pemdes Sulsel Dorong Desa Olah Potensi Lokal". RRI.co.id. 22 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Muhammad Saleh Resmi Jabat Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel". Radio SmartFM. 25 Juli 2025.
- ↑ "Profil Muhammad Saleh Calon Kuat Pj Bupati Bone". Tribun-Timur.com. 5 Agustus 2023.
- ↑ "Profil Muh Saleh Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Alumni Unhas". Tribun-Timur.com. 23 Juli 2025.
- 1 2 "Profil Muh Saleh Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel". Tribun-Timur.com. 23 Juli 2025.
- ↑ "Muhammad Saleh Ditunjuk Pimpin Bappelitbangda Sulsel". KitaSulsel.com. 25 Juli 2025.
- ↑ "Pj. Gubernur Sulsel Resmi Lantik Muh. Saleh sebagai Pj. Bupati Luwu". Media Center Kabupaten Luwu. 21 Februari 2024.
- ↑ "Reaksi Muh Saleh Usai Dilaporkan Tim Hukum DiA ke Bawaslu Sulsel, Diduga Tidak Netral di Pilkada". Tribun-timur.com. Diakses tanggal 2026-09-26.
- ↑ Hukum, Tim Rakyat News (2024-10-04). "Apdesi Sulsel Desak Bawaslu Periksa Pj Bupati Luwu dan Cawabup Bantaeng Sahabuddin". hukum.rakyat.news. Diakses tanggal 2026-09-26.
- ↑ Redaksi (2024-11-09). "Dinilai tak Netral, Pj Bupati Luwu Diduga beri Pejabatnya Rp1 juta dengan Dalih THR". BERANDASULSEL.com. Diakses tanggal 2026-09-26.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ Redaksi (2024-11-06). "Pj Bupati Luwu Muh. Saleh diduga Lakukan Maladministrasi Tunjuk Pelaksana Harian Kepala BKPSDM". BERANDASULSEL.com. Diakses tanggal 2026-09-26.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ editor_ritmee (2024-11-06). "Belum Ada Surat Pemberhentian, Pj Bupati Luwu Muh. Saleh Maladministrasi Tunjuk Pelaksana Harian Kepala BKPSDM - RITMEE.CO.ID". ritmee.co.id. Diakses tanggal 2026-09-26.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik - ↑ admin (2024-11-08). "Pj Bupati Luwu Jadi Sorotan, Pegiat Anti Korupsi Desak APH Usut Dugaan Kerugian Keuangan Negara". linisulsel.com. Diakses tanggal 2026-09-26.
- ↑ editor_ritmee (2024-09-04). "Kasda Luwu Defisit, Pj Bupati dan Dua Orang Eselon II Berencana Perjalanan Dinas ke Negara Jepang - RITMEE.CO.ID". ritmee.co.id. Diakses tanggal 2026-09-26.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik