Jumat, 16 Oktober 2026
03:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Muhammad Ibrahim Ilyas

Bagikan:

Muhammad Ibrahim Ilyas (lahir 28 Januari 1963) atau akrab disapa Bram merupakan seniman teater asal Sumatera Barat. Ia juga aktif menulis naskah drama, puisi, dan cerita pendek. Pada tahun 2017 ia menerima penghargaan tingkat nasional dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kategori naskah drama se-Indonesia. Bram meraih penghargaan tersebut dari buku naskah dramanya yang berjudul “Dalam Tubuh Waktu”.[1]

Karya

  • Enam Kuntum Imaji, kumpulan berisi 12 cerita pendek dari anggota Teater Imaji
  • Dalam Tubuh Waktu
  • Ziarah Kemerdekaan, kumpulan puisi berisi 52 puisi-puisi terpilih yang ditulis oleh Muhammad Ibrahim Ilyas sejak tahun 1979 hingga tahun 2014[2]

Referensi

  1. ↑ titi (1 November 2017). "Seniman Ibrahim Ilyas Raih Penghargaan Nasional". Harian Singgalang. Diakses tanggal 21 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Muhammad Ibrahim Ilyas Luncurkan Tiga Buku Puisi". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan