Sabtu, 03 Oktober 2026
00:18 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Muchtar Hasbi

Bagikan:
Sri Alam
Muchtar Yahya Hasbi
Perdana Menteri Aceh Merdekake-1
Masa jabatan
4 Desember 1976 –13 Agustus 1980
PresidenHasan di Tiro
Pendahulutidak ada; jabatan baru
PenggantiTeungku Ilyas Leube
Wakil Wali Negarake1
Masa jabatan
4 Desember 1976 –13 Agustus 1980
PresidenHasan di Tiro
Menteri Dalam Negeri Aceh Merdekake-1
Masa jabatan
4 Desember 1976 –13 Agustus 1980
PresidenHasan di Tiro
Wakil Menteri Luar Negeri Aceh Merdekake-1
Masa jabatan
4 Desember 1976 –13 Agustus 1980
PresidenHasan di Tiro
Wakil Menteri Pertahanan Aceh Merdekake-1
Masa jabatan
4 Desember 1976 –13 Agustus 1980
PresidenHasan di Tiro
Informasi pribadi
Lahir(1940-06-04)4 Juni 1940
Meninggal13 Agustus 1980(1980-08-13) (umur 40)
Suami/istriAzimar
Anak
  • Rizka Muchtar Hasbi
  • Fikkar Muchtar Hasbi
  • M. Aron Pase Hasbi
Karier militer
Pihak40px-Flag_of_Free_Aceh_Movement.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Aceh
Dinas/cabangGerakan Aceh Merdeka
Pertempuran/perangPemberontakan di Aceh  †

Sri Alam dr. Muchtar Yahya Hasbi (4 Juni 1940 – 13 Agustus 1980) adalah tokoh pejuang GAM. Ia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Aceh Merdeka yang pertama.

Biografi

Sosok dr. Muchtar Hasbi tidak begitu dikenal publik. Namun ia merupakan tokoh penting dalam struktur Aceh Merdeka (AM). Deklarator Aceh Merdeka Dr. Tengku Hasan di Tiro menempatkan dr. Muchtar sebagai wakil wali neugara dalam struktur Aceh Merdeka.

“Seumur hidup, kami tidak pernah bertemu lebih dari beberapa hari, akan tetapi dia adalah saudara sejiwa dan senyawa dengan saya--dan berjuta orang Aceh yang berperasaan seperti ini,” tulis Tengku Hasan di Tiro dalam buku The Price of Freedom; The Unfinished Diary.

dr. Zaini Abdullah yang saat ini menjabat Gubernur Aceh, menilai sahabat seperjuangannya sangat teguh pendirian dan setia pada perjuangan Aceh Merdeka.

“dr. Muchtar Hasbi adalah seorang yang teguh prinsip dimana perjuangan Aceh Medeka pada awalnya dimulai,” ujar Zaini Abullah saat memberi kesannya pada peluncuran buku Perjuangan Janda Mantan Perdana Menteri Aceh Merdeka (Catatan Azimar, Istri Dr. Muchtar Y Hasbi) di Aula FKIP Unsyiah.

Menurut Zaini kebersamaan dengan Muchtar Hasbi telah terjalin sejak mereka sama-sama mengambil ilmu spesial di Fakultas Kedokteran Unsyiah. Tapi keduanya tidak pernah meraih gelar spesialis.

“Waktu itu saya tidak mendapat spesial dan kami memutuskan untuk mengambilnya di ‘gunung’. Kami berjuang untuk kebenaran dan keadilan, dan merasakan pahit getir selama masa itu,” kata Zaini yang juga mantan Menteri Kesehatan Aceh Merdeka.

Di mata Zaini, sosok Muchtar Hasbi adalah pejuang setia. Ia meninggalkan semua kehidupan materi, isteri dan tiga anaknya yang masih kecil untuk berjuang membebaskan tanah kelahirannya dari ketidakadilan pemerintah.

“Almarhum juga memiliki kesamaan dengan Tengku Hasan di Tiro yang meninggalkan anaknya yang berusia enam tahun dan pulang ke Aceh untuk memimpin perjuangan Aceh Merdeka,” ujarnya.

Menurut Gubernur buku yang ditulis Azimar merupakan catatan penting bagi sejarah Aceh. Lebih khusus lagi, Zaini mengapresiasi penulisan buku tersebut sebagai sebuah contoh bagi generasi muda agar terus berkarya tanpa pandang usia. “Bagi seorang isteri, buku ini memberi inspirasi tentang sebuah kesetiaan dan isteri yang amanah dalam menjalankan perintah suaminya,” kata Zaini.

Kala memberi sambutan, Zaini sempat berhenti berbicara, matanya berkaca-kaca. Ia terharu saat ia mengisahkan tentang almarhum yang syahid dalam sebuah sebuah pertempuran di Pulo Tiga, Aceh Timur pada 13 Agustus 1980. “Wali sampai mencucurkan air matanya setelah mendengar kabar itu,” ujarnya.

Zaini juga menambahkan peluncuran buku yang bertepatan pada milad Aceh Merdeka ke-38 tersebut juga menjadi momen penting untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan Aceh Merdeka hingga terwujudnya perdamaian Aceh.[1][2]

Riwayat Pekerjaan

  • Perdana Menteri Aceh Merdeka (1976—1980)
  • Wakil Wali Negara Aceh Merdeka (1976—1980)
  • Menteri Dalam Negeri Aceh Merdeka[3] (1976—1980)
  • Wakil Menteri Luar Negeri Aceh Merdeka (1976—1980)
  • Wakil Menteri Pertahanan Aceh Merdeka (1976—1980)

Penghargaan

Untuk menghormati perjuangan dan pengorbanan dia, maka nama dia dijadikan sebagai salah satu nama Rumah Sakit di Kabupaten Aceh Utara, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah dr. Muchtar Hasbi.

Referensi

  1. ↑ http://aceh.tribunnews.com/2014/12/05/dr-muchtar-sahabat-dan-pejuang-setia
  2. ↑ Chaidar, Al. Gerakan Aceh Merdeka: Jihad Rakyat Aceh Mewujudkan Negara Islam. Oktober 1999. Hal 150. Madani Press.
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-18. Diakses tanggal 2017-05-12.
Jabatan politik
Didahului oleh:
tidak ada; jabatan baru
Perdana Menteri Aceh Merdeka
1976—1980
Diteruskan oleh:
Ilyas Leube
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan